[:ID]SEMARAK, SD JUARA YOGYA PERINGATI HARI AYAH[:en]COMMEMORATION OF FATHER DAY IN SD JUARA YOGYAKARTA[:]

[:ID]penuh-haru-sd-juara-yogya-peringati-hari-ayahYOGYAKARTA. Dalam rangka menyemarakkan hari Ayah, SD Juara Yogyakarta mengadakan Father’s Gathering pada (15/11). Acara yang sangat istimewa ini didedikasikan untuk peran ayah yang selama ini juga tak kalah luar biasa dalam membesarkan putra/putrinya. Kebahagiaan yang tak terkira, terpancar dengan jelas di mata anak-anak juga para ayah saat itu. Tak luput, tawa, senyum bahkan air mata haru pun mewarnai kegiatan tersebut.

Setelah dibuka oleh bu Catur selaku Wakasek Kesiswaan SD Juara Yogyakarta dan sambutan lainnya, acara yang dihadiri kurang lebih hampir 60 orang ayah ini membangun suasana keakraban antara anak dan ayah dengan senam bersama. Tak ada beban yang nampak ketika acara senam ini, semua tampak bahagia dan terhibur.

Acara tersebut diwarnai dengan beragam games kekompakan seperti balap bakiak dan game spons air. Keceriaan, sorak sorai dan keseruan tak terelakkan lagi. Bahkan, anak-anak yang ayahnya tak hadir atau yang memang sudah tidak memiliki ayah pun, bisa bermain bersama. Saling menawarkan, “Ayo main samaaku dan ayahku.” ajak salah seorang anak pada temannya.

Keceriaan mereka tak sampai di situ saja, usai games masih ada kegiatan bonding antara anak dan ayah namun kali ini terpisah. Anak-anak membuat karya berupa gambar dan surat cinta untuk ayah mereka masing-masing, sementara para ayah mendapat motivasi mengenai “Peran Ayah” dari ustadz Dudi Rosyadi.

Haru biru kian mewarnai acara tersebut ketika acara puncak tiba. Di acara puncak beberapa perwakilan siswa diminta maju membacakan surat atau sekedar ucapan sederhana untuk ayah. Satu per satu anak-anak maju dan bahkan ada yang baru setengah isi surat dibacanya, dia tak kuasa menahan air mata, lalu tumpahlah tangisnya. Sang ayah pun maju ke depan utk memeluknya.

“Sungguh, ini adalah momen indah yang tak akan terlupakan bagi kami. Menyaksikan dengan sepenuh jiwa, bahwa cinta itu hadir memenuhi rongga-rongga hati para anak didik kami.” kata bu Budi, Kepala Seklah SD Juara Yoyakarta.

“Dan ini bukan lagi sekedar tanggung jawab seorang ayah kepada seorang anaknya sendiri saja. Tapi, lebih dari itu, yang kami saksikan hari ini adalah tanggung jawab bersama para ayah untuk merangkul semua anak2-anak juara untuk menatap masa depan yang lebih cerah bersama peran ayah yang ingin dihadirkan bersama.” tambahnya.

“Ayah, terima kasih sudah bekerja keras untukku, semoga ayah diberi kesehatan dan umur yang cukup untuk terus menemaniku. I love Ayah, Selamat hari ayah.” bunyi petikan surat salah satu siswa.

“Teruntuk para ayah, terima kasih atas peran luar biasanya selama ini untuk menemani tumbuhkembang ananda.
Jika ibu adalah madrasah utama, maka para ayah adalah kepala sekolahnya. Dimana peran yang kau emban tak kalah pentingnya dengan peran para ibu. Lalu, mari kita tunjukkan pada dunia dan masa depan, bahwa selamat tinggal “fatherless country” dan selamat datang “full father’s love country”. tutup bu Budi.

Newsroom/Annisa Nursanti
Yoyakarta[:en]penuh-haru-sd-juara-yogya-peringati-hari-ayahYOGYAKARTA. In order to enliven Father Day, SD Juara Yogyakarta held on Father’s Gathering (11/15). This very special event is dedicated to the role of the father who had been equally remarkable in raising a son / daughter. Happiness beyond measure, reflected clearly in the eyes of the children is also the father at the time, laughter, smiles and even tears of emotion was coloring the activity.

Once opened by Mrs Catur as Vice Principal of Student affair in SD Juara Yogyakarta and other remarks, the event that was attended by approximately nearly 60 fathers, to build an atmosphere of intimacy between the children and the father SD Juara Yogyakarta conducted exercise together. There is no burden that appears when they did the exercise, all seemed happy and entertained.

The event was tinged with a variety of compactness games such as bakiak game and water sponge game. Cheer, cheering and excitement is inevitable. In fact, children whose father is not present or whose father has gone, can play together. Offer each other, “Let’s play with me and my father.” Said a boy to his friend.

Their joy did not end there, after the games, they can have some bonding moment between the child and the father, but this time apart. Children make paper in the form of pictures and love letters to their father, while the father gets motivated about “Role of Fathers” from Dudi Rosyadi.

Tauching increasingly felt when the main event arrived. In the main event student representative prompted to come forward to read out a letter or a simple greeting for dad. One by one the children came forward and there is even a student who just read a half of the letter because he could not hold back his tears, then he cried and his father also came forward to hug him.

“Really, this is a wonderful and unforgettable moment for us. Witnessing with all my soul, that love is present to meet cavities in the hearts of our students, “said Mrs. Budi, Head of SD Juara Yoyakarta.

“And this is no longer just the responsibility of a father to a his child alone. But, more than that, which we are witnessing today is a shared responsibility of fathers to embrace all children to look to the brighter future along with the role of the father who wants to be presented together. ” She added.

“Father, thank you for working hard for me, be healthy and have a long life so you can accompany me. I love Dad, Happy Father’s Day. ” a letter of one of the students for her father.

“For fathers, thank you for the extraordinary role during this time to accompany children.
If the mother is the primary school, then the father is the headmaster. Where is the role that you entailed no less important as the role of the mother. Then, let us show the world and the future, it’s time to say goodbye to “Fatherless country” and welcome “full father’s love country”. Mrs. Budi closed.

Newsroom/Annisa Nursanti
Yoyakarta[:]

Tags :
Konfirmasi Donasi
id_IDBahasa Indonesia
en_USEnglish id_IDBahasa Indonesia