Yogyakarta, 25 Juli 2026 – Rumah Zakat bersama PT Trimegah Sekuritas Indonesia menggelar kegiatan Edukasi Literasi Wakaf Produktif yang diikuti sekitar 50 peserta. Peserta berasal dari mitra PT Trimegah Sekuritas, donatur Rumah Zakat, serta berbagai institusi yang bergerak di bidang filantropi dan wakaf.
Kegiatan ini mendapat dukungan dari Kantor Perwakilan Bank Indonesia Daerah Istimewa Yogyakarta. Melalui kegiatan ini, masyarakat diajak memahami bahwa wakaf tidak hanya berupa tanah atau bangunan. Namun, wakaf juga dapat dilakukan dalam bentuk uang tanpa batasan nominal.
Acara menghadirkan Chief Executive Officer Rumah Zakat, Irvan Nugraha, Chief Marketing and Digital Fundraising Officer Rumah Zakat, Didi Sabir, serta Head of Mutual Fund Strategic & Partnership PT Trimegah Sekuritas Indonesia, Hasbie Sukaton.
Selain itu, kegiatan ini juga dihadiri oleh perwakilan Unit Usaha Syariah Bank BPD DIY, Kantor Perwakilan Bank Indonesia DIY, Universitas Gadjah Mada, Kanwil Kementerian Agama DIY, Biro Kesra Pemerintah Daerah DIY, serta SAKAFA.
Kehadiran berbagai pihak tersebut menunjukkan pentingnya kolaborasi dalam memperkuat ekosistem wakaf produktif di Indonesia.

Dalam pemaparannya, Irvan Nugraha menjelaskan bahwa potensi filantropi Islam tidak hanya berasal dari zakat, infak, dan sedekah. Di sisi lain, wakaf memiliki peluang besar untuk mendukung pembiayaan program pemberdayaan masyarakat.
Menurutnya, pokok dana wakaf akan tetap terjaga. Sementara itu, hasil pengelolaannya dapat dimanfaatkan untuk membiayai berbagai program sosial dan ekonomi.
Dengan demikian, manfaat wakaf dapat terus dirasakan dalam jangka panjang. Program pemberdayaan juga tidak hanya bergantung pada dana zakat, infak, dan sedekah.
Hasbie Sukaton menjelaskan bahwa wakaf kini berkembang menjadi instrumen endowment fund atau dana abadi. Karena itu, wakaf uang tidak hanya menjadi sarana berbagi, tetapi juga menjadi aset produktif.
Hasil pengelolaan wakaf dapat digunakan untuk mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat. Selain memberikan manfaat sosial, model ini juga mendorong keberlanjutan program-program kemanusiaan.
Lelang Wakaf untuk Program Produktif
Pada kesempatan tersebut, Rumah Zakat juga menggelar lelang wakaf. Peserta memperoleh kesempatan untuk mendukung Program Wakaf Sarana Air Bersih Sumur dan Wakaf Uang Produktif.
Lelang wakaf difasilitasi melalui platform gandenggendong.com yang diinisiasi oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia Daerah Istimewa Yogyakarta.
Komitmen Mengembangkan Wakaf Produktif
Melalui kegiatan ini, Rumah Zakat berharap literasi wakaf produktif semakin meningkat. Selain itu, masyarakat diharapkan semakin memahami bahwa wakaf merupakan instrumen dana abadi yang mampu memberikan manfaat berkelanjutan.
Ke depan, Rumah Zakat akan terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai mitra. Lembaga ini juga berkomitmen mengembangkan pengelolaan wakaf yang profesional, transparan, dan berdampak.
Pada akhirnya, sinergi tersebut diharapkan mampu memperluas manfaat wakaf. Tidak hanya itu, wakaf juga dapat menjadi salah satu pilar penting dalam mendukung pemberdayaan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Newsroom
Muhammad Rizal Rahman


