[:ID]BANGUN SHELTER UNTUK KORBAN GEMPA, RUMAH ZAKAT LIBATKAN WARGA SETEMPAT[:en]BUILDING SHELTERS FOR EARTHQUAKE VICTIMS, RUMAH ZAKAT EMPOWERS LOCAL PEOPLE[:]

[:ID]LOMBOK. Salah satu program Rumah Zakat dalam masa recovery dan rehabilitasi pasca gempa Lombok adalah pembagunan hunian sementara atau shelter bagi para korban gempa. Untuk tahap pertama Rumah Zakat akan membagun 100 shelter di pos pengungsian di Dusun Menggala, Desa Pemenang, Kecamatan Pemenang, Kabupaten Lombok Utara di atas tanah milik pemerintah setempat.

Crisis Center Rumah Zakat, Andri Murdianto menerangkan bahwa satu hunian semantara bisa diisi oleh 5 sampai 6 orang dengan luas bagunan 4,5 x 4,6 meter yang terdiri dari 2 ruang kamar tidur dan 1 ruang keluarga. Dalam proses pembuatannya – lanjut Andri  – masyarakat sekitar dilibatkan.

“Kami sebisa mungkin menggunakan sumber daya yang ada di sini, misalnya kami menggunakan dinding bilik yang dianyam langsung oleh warga sekitar, selain itu kita juga menggunakan tenaga warga dalam membuat shelter. Ini berdampak langsung pada pemberdayaan masyarakat dan juga menambah penghasilan warga,” papar Andri.

Nantinya di komplek shelter ini akan dibangun fasilitas umum lainnya, seperti masjid darurat, sekolah darurat, layanan kesehatan, dan MCK umum.

“Alhamdulillah shelter terbangun sesuai jadwal, nyaman untuk ditempati. Dalam membangun ini tidak sekedar fisik bangunan saja yang kita perhatikan namun juga kita pertimbangkan faktor memanusiakan manusia dan potensi pemberdayaan,” tambah Widodo, Fasilitator Rumah Zakat yang ditugaskan di Lombok.

Jika nanti masa rehabilitasi selesai dan kondisi warga sudah kembali normal serta bisa kembali ke rumah masing – masing, hunian sementara ini akan difungsikan sebagai cottage bagi para wisatawan.

“Hunian sementara ini ke depannya bisa difungsikan sebagai cottage bagi para wisatawan, ini juga bisa jadi salah satu potensi pariwisata sehingga bisa memberdayakan warga” ujar Andri.

Newsroom
Lailatul Istikhomah[:en]LOMBOK. One of the Rumah Zakat programs during the post Lombok earthquake recovery and rehabilitation is temporary housing construction or shelter for earthquake victims. For the first stage Rumah Zakat will build 100 shelters at the evacuation posts in Menggala Hamlet, Pemenang Village, Pemenang Subdistrict, North Lombok Regency on land owned by the local government.

The Crisis Center of Rumah Zakat, Andri Murdianto explained that one temporary house can be occupied by 5 to 6 people with a 4.5 x 4.6 meter building area consisting of 2 bedrooms and 1 family room. In the process of making it – continued Andri – the surrounding community was involved.

“We use the resources available here as much as possible, for example, we use the walls of the rooms which are woven directly by the local people, besides that we also use the residents to make shelter. This has a direct impact on community empowerment and also adds to people’s income, “said Andri.

Later in this shelter complex will be built other public facilities, such as emergency mosques, emergency schools, health services, and public toilets.

“Alhamdulillah, the shelter is built according to the schedule, comfortable to be occupied. In building this, not just the physical building we pay attention to, but we also consider the humanizing factors of humanity and the potential for empowerment, “added Widodo, facilitator of Rumah Zakat assigned to Lombok.

If later the rehabilitation period is complete and the conditions of the residents have returned to normal and can return to their homes, this temporary shelter will function as a cottage for tourists.

“This temporary shelter in the future can be functioned as a cottage for tourists, this can also be one of the tourism potential so that it can empower citizens” said Andri.

 

Newsroom

Lailatul Istikhomah[:]

Tags :
Konfirmasi Donasi
id_IDBahasa Indonesia
en_USEnglish id_IDBahasa Indonesia