#BerbagiAirKehidupan: MENGAMBIL AIR SAMBIL MENJAGA CUCU

GUNUNG KIDUL. Setiap musim kemarau seperti saat ini, Suwarni (45 th) harus mengambil air untuk keperluan rumah tangga di sumur penampungan yang jaraknya cukup jauh dari rumah.

Panas yang cukup terik di Desa Serut, Kecamatan Gedangsari, Gunung Kidul tak menyurutkan langkah Suwarni untuk mengangkut air dalam jirigen sembari menggenggam tangan cucunya.

“Suami kerja jadi tukang bangunan, kerjanya dari pagi sampai sore,” tutur Suwarni.

“Ga enak kalau nyuruh suami ambil air, soalnya kan udah capek kerja seharian,” tambahnya.

Anak-anak Suwarni sudah bekerja semua, jadi memang urusan rumah tangga Suwarni mengerjakannya sendiri.

“Kadang anak juga bantu kerjaan rumah kalau lagi libur. Sehari-hari, selain ngerjain kerjaan rumah juga jagain cucu-cucu soalnya ayah ibunya kan pada kerja,” jelas Suwarni.

Selain Suwarni, masih ada 30 Kepala Keluarga lainnya yang mengalami kekurangan air di Desa Serut. Karenanya, Rumah Zakat mendistribusikan bantuan air bersih bagi warga Desa Serut.

“Terima kasih Rumah Zakat sudah mengisi sumur penampungan kami. Setiap musim kemarau, sumur-sumur selalu kering,” ujarnya.

Newsroom / Ria Arianti
Gunung Kidul

Tags :
Konfirmasi Donasi