CSF ADAKAN FESTIVAL KEBUN GIZI MANDIRI

RZ Sambutan Direktur CSF di Festival Kuliner Sehat JogjakartaSOLO. CSF (Cita Sehat Foundation), member of RZ (Rumah Zakat) adakan Festival Kebun Gizi Mandiri di Kebun Gizi RT 01/RW 37, Ngemplak Sutan, Mojosongo, Solo, Kamis (25/09) pukul 09.00 – 12.00 WIB dan 14.00 – 17.30 WIB. Sehari sebelumnya, kegiatan yang sama dilakukan di Dusun Plered, Bantul. Dalam festival diadakan juga launching Pioner Akademi Bergizi, wadah berkumpulnya para pegiat gizi untuk berdiskusi. Melalui festival ini diharapkan gerakan menanam sayur guna mengoptimalkan lahan pekarangan rumah menjadi gencar.

Pengunjung festival dapat berkeliling melihat Kebun Gizi Mandiri milik warga, memetik sayuran dan mengunjungi stand pameran produk hasil kebun warga. Produk yang dijual meliputi benih dan bibit sayuran, pupuk organik, polybag, dan kuliner berbahan baku lokal produksi warga setempat.

Festival Kebun Gizi diadakan bertepatan dengan dua momen penting yaitu hari pangan Nasional dan kegiatan tahunan Merti Desa di Kelurahan Mojosongo. “Kami berupaya untuk menjadikan Program Kebun Gizi Mandiri sebagai salah satu strategi perubahan pola pikir dan perilaku hidup sehat masyarakat kota Solo. Juga agar RW 37 dapat menjadi Kampung Sayur Organik dan pioner sentra pembelajaran akademi bergizi,” jelas Dian Chaerani, Direktur CSF, Kamis (25/09).

Turut memeriahkan festival ini, walikota dan wakil walikota Surakarta, perwakilan kantor kelurahan Mojosongo, perwakilan kantor kecamatan Jebres, perwakilan Dinas Kesehatan Kota Surakarta, perwakilan Dinas Pertanian Kota Surakarta, perwakilan Badan Lingkungan Hidup Kota Surakarta, ibu-ibu PKK Kota Surakarta, anggota Karang Taruna Dwi Manunggal Karya RW 37, anggota KSM Kampung Sayuran di RW 37, mahasiswa UNS serta komunitas Solo Berkebun. Festival dimeriahkan juga dengan perlombaan memasak panganan lokal oleh ibu-ibu PKK, cek kesehatan metabolik seperti gula darah, indeks masa tubuh dan cek tensi.

CSF mengembangkan program kesehatannya secara komprehensif. Tak hanya melakukan tindakan pengobatan, tapi juga mengedukasi masyarakat guna mencegah sakit. Edukasi dilakukan melalui sosialisasi terutama saat melakukan aksi Siaga Sehat, juga dengan membangun komunitas-komunitas masyarakat yang sadar akan pentingnya hidup bersih dan sehat.***

Newsroom/Sari A Rahmawati
Solo

Tags :
Konfirmasi Donasi