Doa untuk menghilangkan rasa sedih dapat menjadi salah satu ikhtiar seorang Muslim ketika hati sedang diliputi kesedihan, kegelisahan, atau kekhawatiran. Dalam Islam, manusia dianjurkan untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT dan memohon pertolongan-Nya ketika menghadapi berbagai persoalan hidup.
Kesedihan merupakan bagian dari kehidupan. Namun, seorang Muslim tidak perlu menghadapinya seorang diri. Selain berusaha mencari jalan keluar, berdoa dapat menjadi cara untuk menenangkan hati dan menguatkan diri.
Baca juga : Doa agar Terlepas dari Hutang, Lengkap Arab, Latin, dan Artinya
Doa Saat Merasa Sedih dan Gelisah
Rasulullah SAW mengajarkan doa untuk memohon perlindungan kepada Allah SWT dari rasa sedih, gelisah, lemah, malas, serta berbagai keadaan yang dapat membebani diri.
Berikut bacaannya:
اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْهَمِّ وَالْحَزَنِ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنَ الْعَجْزِ وَالْكَسَلِ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنَ الْجُبْنِ وَالْبُخْلِ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ غَلَبَةِ الدَّيْنِ وَقَهْرِ الرِّجَالِ
Latin:
Allahumma inni a’udzu bika minal-hammi wal-hazan, wa a’udzu bika minal-‘ajzi wal-kasal, wa a’udzu bika minal-jubni wal-bukhl, wa a’udzu bika min ghalabatid-daini wa qahrir-rijal.
Artinya:
“Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari kegelisahan dan kesedihan. Aku berlindung kepada-Mu dari kelemahan dan kemalasan. Aku berlindung kepada-Mu dari sifat pengecut dan kikir. Aku berlindung kepada-Mu dari lilitan utang dan tekanan manusia.”
Doa ini diriwayatkan dalam HR. Bukhari. Isinya tidak hanya memohon perlindungan dari kesedihan, tetapi juga dari berbagai keadaan yang dapat melemahkan seseorang secara lahir maupun batin.
Baca juga : Doa agar Terhindar dari Siksa Api Neraka Lengkap Arab, Latin, dan Artinya
Kesedihan Bukan Berarti Allah Meninggalkan Kita
Merasa sedih bukan berarti iman seseorang selalu buruk atau Allah SWT sedang meninggalkannya. Para nabi dan orang-orang saleh juga pernah menghadapi kesedihan dan ujian.
Yang perlu dijaga adalah bagaimana seseorang menghadapi kesedihan tersebut. Jangan sampai rasa sedih membuat kita kehilangan harapan kepada Allah SWT.
Membaca doa untuk menghilangkan rasa sedih, memperbanyak zikir, menjaga shalat, serta terus berikhtiar merupakan bagian dari usaha untuk menghadapi masa sulit.
Pada akhirnya, ketenangan bukan selalu berarti hidup tanpa masalah. Ketenangan adalah ketika hati tetap memiliki tempat untuk kembali, yaitu kepada Allah SWT.
Sahabat, yuk tunaikan zakat, infak dan sedekah bersama Rumah Zakat.


