DOKTER KECIL SD JUARA SURABAYA BAGIKAN TIPS RAWAT LUKA

SUDOKTER KECIL SD JUARA SURABAYA BAGIKAN TIPS RAWAT LUKARABAYA. Kemarin (14/04) merupakan hari yang mendebarkan bagi beberapa siswa. Hari tersebut merupakan hari pemilihan dokter SD Juara Surabaya. Setiap kelas dipilih 5 siswa dari kelas 3, 4, dan 5. Para dokter kecil dipandu oleh kakak dari Inovasi dalam Edukasi (IDE) untuk mengetahui bagaimana cara menjadi dokter kecil.

“Bila ada teman yang butuh bantuan, semisal jatuh, terkena luka bakar, atau terkena sengatan lebah, kami harus segera bergerak memberi obat. Kalau tidak, lukanya bisa terkena infeksi”, ujar salah satu dokter cilik kelas 3 bernama Intan Rahmawati (10).

“Jika terkena luka bakar, luka harus dibersihkan terlebih dahulu dengan air bersih yang mengalir. Setelah itu baru diberi obat luka bakar. Bila melepuh, luka tidak boleh diletuskan dengan jarum. Kemudian jika ada teman yang terjatuh, luka harus dibersihkan menggunakan cairan antiseptik. Dan bila terkena sengatan lebah, sengat yang tertinggal di dalam kulit bisa diambil menggunakan kuku. Kemudian diberi cairan antiseptik dan dikompres menggunakan es batu,” Lanjutnya.

Kemudian ia menjelaskan lagi dengan semangat, “O iya, ada lagi. Bila terkena pisau atau benda tajam, jangan lupa bersihkan luka terlebih dahulu dengan menggunakan cairan antiseptik. Pencet jari yang terkena pisau dan keluarkanlah darah hingga tidak keluar kembali. Kemudian luka harus dibalut dengan perban. Jangan langsung ditutup dengan plaster. Itu salah.”

Siswa yang menjadi dokter kecil akan diberi kartu identitas (ID card) yang wajib dipakai setiap hari. Setiap hari ada jadwal piket petugas dokter cilik yang akan bertindak. “Kebetulan hari tugasku setiap hari Jum’at”, Intan menambahkan.

Dokter kecil akan mendapatkan berbagai pengetahuan seputar Usaha Kesehatan Sekolah (UKS). “Dengan adanya dokter kecil, kepedulian siswa terhadap sesama teman diharapkan semakin meningkat”, ibu Furri Kurnia menuturkan.***

Newsroom/Furri Kurnia
Surabaya

Tags :
Konfirmasi Donasi