GATAL KARENA JAMUR

Oleh: dr. Hilmi Sulaiman, MKM

Assalamu’alaikum Wr Wb
Dok, saudara saya berumur 24 tahun mengalami gatal di lipatan lutut sebelah dalam. Setelah diperiksa ternyata terkena jamur. Nah, yang mau saya tanyakan kenapa jamur bisa menyebabkan gatal? Terima kasih, Dok.
Lena, Jakarta

Jawab:
Waalaikumussalam Wr Wb.
Ibu Lena yang dirahmati Allah, saya ucapkan terima kasih atas pertanyaannya.

Keluhan gatal akibat infeksi jamur yang dialami oleh saudara Ibu merupakan keluhan yang cukup sering ditemukan di masyarakat kita. Berdasarkan keterangan yang Ibu sampaikan, kemungkinan besar kondisi yang dialami oleh saudara Ibu adalah infeksi jamur yang mengenai lapisan kulit paling luar (atau biasa disebut infeksi superfisial). Dalam dunia medis, penyakit semacam ini dikenal dengan istilah dermatofitosis, atau penyakit kulit akibat jamur golongan dermatofita.

Seperti pada kebanyakan infeksi jamur lainnya, dermoatofitosis merupakan penyakit yang lebih sering ditemukan pada daerah yang panas dan beriklim lembab. Hal ini dikarenakan kondisi udara yang lembab lebih memudahkan jamur untuk berkembang biak. Meskipun dapat mengenai semua golongan usia, penyakit ini lebih sering ditemukan pada usia pra adolesen atau dewasa muda dan anak-anak. Wanita yang sedang mengasuh anak kadang lebih sering terkena infeksi ini karena frekuensi kontak/sentuhan yang lebih sering dengan anak-anak.

Jamur golongan dermatofita yang menyebabkan penyakit dermatofitosis ini memiliki sifat mencerna lapisan tanduk (keratin) pada kulit, karena memiliki suatu enzim yang disebut keratinase. Jamur ini biasanya menginfeksi hanya lapisan kulit luar. Penularan penyakit ini terjadi melalui kontak langsung dengan jamur penyebabnya, dan dapat berasal dari berbagai sumber baik sesama manusia, binatang, ataupun dari tanah.

Pada pasien yang mengalami penyakit dermatofitosis, keluhan yang biasa dijumpai adalah adanya bercak merah yang bersisik dan gatal. Riwayat kontak dengan orang yang juga mengalami infeksi serupa biasanya didapatkan pula pada pasien ini. Terdapat beberapa faktor yang membuat seseorang menjadi lebih berisiko mengalami penyakit ini, diantaranya:
– Lingkungan yang lembab dan panas
– Kekebalan tubuh yang rendah
– Kegemukan atau obesitas
– Adanya penyakit diabetes mellitus atau kencing manis

Mekanisme munculnya keluhan gatal pada penyakit akibat infeksi jamur ini mirip dengan timbulnya rasa gatal akibat penyebab lain. Pada pasien yang terinfeksi jamur golongan dermatofita, jamur masuk ke lapisan luar kulit setelah merusak lapisan keratin kulit. Masuknya jamur pada lapisan kulit akan memicu terjadinya reaksi radang oleh tubuh. Pada peradangan tersebut, terdapat salah satu sel kekebalan tubuh yang pecah dan mengeluarkan zat yang bernama histamin. Zat inilah yang merangsang ujung saraf di kulit yang bertugas dalam menerima rangsang gatal, sehingga timbullah rasa gatal dan keinginan untuk menggaruk. Obat-obatan yang seringkali diresepkan oleh dokter untuk mengurangi rasa gatal biasanya juga bekerja dengan cara menghambat pengeluaran histamin dari sel-sel tubuh tadi.

Untuk mengobati penyakit infeksi jamur yang dialami oleh saudara Ibu, beberapa hal yang saya sarankan adalah:
– Menjaga kebersihan (higiene) pribadi dan menghindari pemakaian pakaian atau handuk secara bersamaan
– Mengkonsumsi makanan yang bergizi untuk menjaga kekebalan tubuh
– Menghindari menggunakan pakaian yang terlalu tebal dan tidak menyerap keringat
– Mengusahakan agar daerah yang terinfeksi selalu kering dan tidak lembab
– Menjalani pengobatan hingga tuntas, baik dengan krim atau salep anti jamur hingga bercak hilang ataupun obat minum sesuai saran dari dokter yang memeriksa

Demikian penjelasan dari saya. Semoga bermanfaat dalam membantu mengatasi keluhan yang dialami oleh saudara Ibu, dan memberikan tambahan pengetahuan bagi Ibu Lena sendiri.

Wassalamualaikum Wr Wb.

Tags :
Konfirmasi Donasi