Di dalam Islam banyak amalan yang bisa kita lakukan. Salat, tilawah, puasa, hingga bersedekah adalah macam-macam amal ibadah yang bisa kita perbuat.
Selain itu, kita pun bisa membaca sholawat untuk Nabi Muhammad saw. Sholawat ini tak hanya dibaca saat momen Maulid Nabi saja, akan tetapi dianjurkan untuk membacanya setiap hari sebagai kebiasaan.
Sholawat adalah bentuk pujian kepada Nabi Muhammad saw. Sholawat pun berisi doa yang dipanjatkan kepada Allah Swt. untuk
Rasulullah saw. sang Nabi terakhir umat Islam.
Selain sebagai bentuk kecintaan kepada Rasulullah SAW, membaca sholawat juga menjadi amalan yang memiliki banyak keutamaan.
Bahkan, Allah SWT dan para malaikat bershalawat kepada Nabi Muhammad SAW, lalu Allah memerintahkan orang-orang beriman untuk turut bershalawat kepada beliau.
Manfaat ber-sholawat
Di dalam hadits riwayat Imam Muslim, Rasulullah saw. pernah bersabda bahwa orang yang ber-sholawat kepada Nabi sebanyak satu kali, maka Allah Swt. akan ber-sholawat kepada orang tersebut sebanyak sepuluh kali.
Jadi, sebenarnya sholawat yang kita panjatkan kepada Nabi saw. akan kembali lagi kepada kita manfaat serta kebaikannya.
Tak hanya itu, ber-sholawat pun bisa memberikan syafaat kepada kita di hari akhir. Syafaat atau pertolongan tersebut diberikan oleh Rasulullah saw.
Di hari akhir nanti, Rasulullah saw. akan memberikan banyak syafaat kepada umatnya. Sangat merugilah jika ada umat yang tidak mendapat syafaatnya.
Selain itu, membaca sholawat juga dapat menjadi sebab diampuninya dosa, diangkat derajat seorang muslim, serta mendatangkan ketenangan hati.
Nah, maka dari itu, para ulama menganjurkan agar sholawat menjadi amalan yang rutin dibaca setiap hari.
Baca Juga: Dzikir Sebelum Sholat Jumat: Amalan Sederhana untuk Mendekatkan Diri pada Allah
Perintah Ber-sholawat
Allah Swt. telah memerintahkan kita untuk memanjatkan sholawat kepada Nabi Muhammad saw. Bahkan, para malaikat pun melantunkan
sholawat kepada Nabi. Para malaikat tersebut pun mengisi aktivitas baktinya kepada Allah Swt. salah satunya dengan ber-sholawat.
Nah, perintah membaca sholawat ini ada dalam surah Al-Ahzab ayat 56 berikut ini:
اِنَّ اللّٰهَ وَمَلٰٓٮِٕكَتَهٗ يُصَلُّوۡنَ عَلَى النَّبِىِّ ؕ يٰۤـاَيُّهَا الَّذِيۡنَ اٰمَنُوۡا صَلُّوۡا عَلَيۡهِ وَسَلِّمُوۡا تَسۡلِيۡمًا
“Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bersholawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, ber-sholawatlah
kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.”
Ayat ini menjadi dasar bahwa membaca sholawat bukan sekadar amalan sunnah yang dianjurkan, tetapi juga merupakan bentuk ketaatan kepada perintah Allah SWT dan wujud cinta kepada Rasulullah SAW.
Hadis Tentang Keutamaan Membaca Sholawat
Rasulullah SAW bersabda:
“Barang siapa bershalawat kepadaku satu kali, maka Allah akan bershalawat kepadanya sepuluh kali.” (HR. Muslim)
Hadis ini menunjukkan bahwa setiap sholawat yang dibaca tidak akan sia-sia. Allah SWT akan membalasnya dengan rahmat, ampunan, dan berbagai kebaikan yang berlipat ganda.
Baca Juga: Adab Makan dan Minum Seperti yang Dicontohkan
Kumpulan Bacaan Sholawat Nabi
Ada banyak bacaan sholawat yang dapat diamalkan setiap hari. Berikut beberapa bacaan sholawat yang populer di kalangan umat Islam beserta arti singkatnya.
1. Shallallahu ‘alaihi wa sallim
صَلَّى اللّٰهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
Artinya: “Semoga sholawat dan salam dari Allah atasnya (Rasulullah)”
Bacaan ini merupakan sholawat paling singkat dan sering diucapkan ketika menyebut nama Rasulullah SAW.
2. Allahumma sholli ‘alaih
اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَيْهِ
Artinya: “Ya Allah limpahkanlah sholawat kepadanya”
Sholawat ini juga termasuk bacaan pendek yang mudah diamalkan dalam aktivitas sehari-hari.
3. Shollallahu ala sayyidina Muhammad
صَلَّى اللّٰهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ
Artinya: “Semoga sholawat dari Allah atas (Nabi) Muhammad”
4. Allahumma sholli ‘ala muhammad wa ‘alaa aali Muhammad
اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ، كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ، إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ، اللَّهُمَّ بَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ، كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ، إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ.
Artinya: “Ya Allah, berikanlah rahmat-Mu kepada Nabi Muhammad dan keluarga Nabi Muhammad.”
Sholawat Ibrahimiyah merupakan bacaan sholawat yang dibaca ketika tahiyat akhir dalam sholat sehingga menjadi salah satu bacaan sholawat yang paling sering diamalkan umat Islam.
Baca Juga: Beginilah Tahajudnya Rasulullah saw.
5.Sholawat Syifa
اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ طِبِّ الْقُلُوبِ وَدَوَائِهَا، وَعَافِيَةِ الْأَبْدَانِ وَشِفَائِهَا، وَنُورِ الْأَبْصَارِ وَضِيَائِهَا، وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلِّمْ
Allahumma shalli ‘ala Sayyidina Muhammadin thibbil qulubi wa dawa-iha wa’afiyatil abdani wa syifa’iha wa nuril abshori wa
dhiya-iha wa ‘ala alihi wa shahbihi wa baarik wa sallim
Artinya: “Ya Allah, limpahkanlah sholawat dan salam kepada junjungan kami, Nabi Muhammad, sebagai dokter hati dan menjadi obatnya. Obat untuk badan dan penyembuhnya, cahaya segala penglihatan dan menjadi sinarnya. Semoga keberkahan dan keselamatan dicurahkan pada keluarga dan sahabat-sahabatnya.” (Sholawat Syifa).
Sholawat Syifa dikenal luas sebagai salah satu bacaan sholawat yang berisi doa agar Allah SWT memberikan kesehatan, ketenangan hati, dan keberkahan hidup.
6. Sholawat Nariyah
اللَّهُمَّ صَلِّ صَلَاةً كَامِلَةً وَسَلِّمْ سَلَامًا تَامًّا عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ الَّذِي تَنْحَلُّ بِهِ الْعُقَدُ وَتَنْفَرِجُ بِهِ الْكُرَبُ وَتُقْضَى بِهِ الْحَوَائِجُ وَتُنَالُ بِهِ الرَّغَائِبُ وَحُسْنُ الْخَوَاتِيمِ وَيُسْتَسْقَى الْغَمَامُ بِوَجْهِهِ الْكَرِيمِ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ فِي كُلِّ لَمْحَةٍ وَنَفَسٍ بِعَدَدِ كُلِّ مَعْلُومٍ لَكَ
Allahumma sholli sholaatan kaamilatan wasallim salaaman. Taman ‘ala sayyidina Muhammadin alladzi tanhallu bihil
‘uqodu wa tanfariju bihil kurobu. Wa tuqdho bihil hawaiju wa tunalu bihir ‘ibu wa husnul khotimah wa yustasqol gomawo biwajhihil kariim wa ‘ala alihi wa shohbihi fi kulli lamhatin wa hafasim bi’adadi kulli ma’lu mi laka.”
Artinya: “Ya Allah, limpahkanlah sholawat yang sempurna dan curahkanlah salam kesejahteraan yang penuh kepada junjungan kami Nabi Muhammad, yang dengan sebab beliau semua kesulitan dapat terpecahkan, semua kesusahan dapat dilenyapkan, semua keperluan dapat terpenuhi, dan semua yang didambakan serta husnul khatimah dapat diraih, dan berkat dirinya yang mulia hujan pun turun, dan semoga terlimpahkan kepada keluarganya serta para sahabatnya, di setiap detik dan hembusan nafas sebanyak bilangan semua yang diketahui oleh Engkau.” (Sholawat Nariyah).
Sebagian kaum muslimin membaca Sholawat Nariyah sebagai bentuk doa kepada Allah SWT. Namun, para ulama memiliki perbedaan pandangan mengenai pengamalannya.
Karena itu, hendaknya setiap muslim mengikuti pendapat ulama yang diyakini serta tetap menjaga kemurnian akidah.
Kapan Waktu Terbaik Membaca Sholawat?
Membaca sholawat dapat dilakukan kapan saja. Namun, terdapat beberapa waktu yang sangat dianjurkan, di antaranya:
- Hari Jumat dan malam Jumat.
- Setelah mendengar adzan.
- Saat berdoa kepada Allah SWT.
- Ketika nama Rasulullah SAW disebutkan.
- Sesudah melaksanakan sholat.
Dengan membiasakan membaca sholawat pada waktu-waktu tersebut, seorang muslim dapat semakin memperbanyak amal saleh dan memperkuat kecintaannya kepada Rasulullah SAW.
Keutamaan Membaca Sholawat Nabi
Beberapa keutamaan membaca sholawat kepada Nabi Muhammad SAW antara lain:
- Mendapat rahmat Allah SWT.
- Diangkat derajatnya.
- Dihapuskan sebagian dosa.
- Mendapat syafaat Rasulullah SAW pada hari kiamat.
- Menjadi sebab dikabulkannya doa.
- Mendatangkan ketenangan hati.
Kesimpulan
Kumpulan bacaan sholawat Nabi dapat menjadi amalan harian yang mudah diamalkan oleh setiap muslim. Selain menjadi bentuk kecintaan kepada Rasulullah SAW, membaca sholawat juga mendatangkan banyak keutamaan, mulai dari memperoleh rahmat Allah SWT hingga mendapatkan syafaat beliau pada hari kiamat.
Pilihlah bacaan sholawat yang mudah dihafal, kemudian biasakan membacanya setiap hari agar hati semakin tenang dan kecintaan kepada Rasulullah SAW semakin bertambah.
Sahabat, mari jadikan sholawat sebagai amalan harian sekaligus memperbanyak amal saleh lainnya, seperti bersedekah untuk membantu sesama melalui berbagai program kebaikan di Rumah Zakat.


