[:ID]KAKEK ABDUL WAHHAB ANTUSIAS PELAJARI DIABETES MELITUS[:en]68 YEARS OLD GRANDPA ENTHUSIASTICALLY FOLLOWED DIABETES CLASS[:]

[:ID]KAKEK ABDUL WAHHAB ANTUSIAS PELAJARI DIABETES MELITUSMEDAN. Abdul Wahhab adalah seorang pria yang sudah berusia 68 tahun dan berasal dari Kota Medan. Di usia senjanya tersebut, ia menderita penyakit Diabetes. Meskipun begitu, ia tetap semangat bertahan hidup dengan mengikuti kelas edukasi diabetes melitus di klinik RBG Rumah Zakat yang diselenggarakan pada, Sabtu (29/05).

Sejak divonis menderita diabetes, Abdul Wahhab justru lebih bersemangat untuk mencari ilmu tentang bagaimana menerapkan pola hidup sehat. Itulah salah satu alasan Abdul Wahhab hadir di klinik RBG Rumah Zakat.

“Kakek memang rutin periksa gula darah di Klinik ini.  Pas tahu ada kelas tentang edukasi, saya sangat senang sekali dan bersemangat untuk ikut kelas itu,” ujar Abdul.

Abdul Wahhab datang ditemani dengan istrinya. Keduanya sangat antusias mendengarkan materi yang disampaikan oleh Rafika Nur Siregar ,S.Kep, Ns, CWCCA, perawat yang juga bertugas di Klinik RBG Rumah Zakat Medan.

Dalam materinya, Rafika menyampaikan tentang gangguan sistem endokrin (Diabetes Melitus), mengenal tanda dan gejala-gejalanya sejak dini, fisiologi diabetes melitus dan upaya pencegahan luka kaki pada penyakit diabetes.

“Untuk pertemuan kali ini memang materi pembuka saja. Untuk kedepannya akan disampaikan materi lanjutan mengenai cara merawat kaki diabetes, faktor penyembuhan luka, upaya pencegahan komplikasi diabetes, serta aplikasi senam kaki diabetik,” jelas Rafika.

Peserta yang ikut berpartisipasi dalam kelas edukasi tersebut, diantaranya adalah pasien klinik RBG Rumah Zakat Medan yang merupakan penderita diabetes, keluarga yang merawat penderita diabetes, serta keluarga inti yang mempunyai anggota keluarga yang menderita diabetes.

“Dengan adanya kelas edukasi diabetes ini diharapkan pemahaman masyarakat mengenai diabetes semakin bertambah sehingga meningkatkan kewaspadaan mereka terhadap penyakit tersebut,” tutur dokter Fitria, Kepala Klinik RBG Rumah Zakat Medan.

Newsroom/Dian Ekawati

Medan [:en]KAKEK ABDUL WAHHAB ANTUSIAS PELAJARI DIABETES MELITUSMEDAN. Abdul Wahhab is a 68-year-old man from Medan City. In his old age, he suffered from Diabetes. Nevertheless, he survived the spirit of survival by attending diabetes mellitus class at Rumah Zakat’s RBG clinic which was held on Saturday (05/09).

Since being convicted of diabetes, Abdul Wahhab is more eager to seek knowledge on how to apply a healthy lifestyle. That is one of the reasons Abdul Wahhab was present at the RBG Rumah Zakat clinic.

“I amroutinely check his glucose level in this Clinic. And when i knew there is a class about education, I am very excited and eager to join the class” Abdul said.

Abdul Wahhab came with his wife. Both are very enthusiastic to listen to the material presented by Rafika Nur Siregar, S. Kep, Ns, CWCCA, nurses who also served in Rumah Zakat Medan’s RBG Clinic.

In his material, Rafika convey about the disorders of endocrine system (Diabetes Mellitus), recognize the signs and symptoms early on, diabetes mellitus physiology and leg injury prevention efforts in diabetes.

“For the meeting this time is the opening material only. In the future will be presented further material on how to care for diabetic feet, wound healing factors, diabetes prevention complications, and diabetic foot gym applications.” Rafika explained.

Participants who participated in the educational classes, among them are RBG Hospital Rumah Zakat patients who are diabetics, families who care for diabetics, and nuclear families who have family members who suffer from diabetes.

“With this class is expected to understand the public about diabetes that is increasing so that this can increase their vigilance on the disease” Dr. Fitria said, RBG’s clinic chairman

Newsroom/Dian Ekawati

Medan [:]

Tags :
Konfirmasi Donasi
id_IDBahasa Indonesia
en_USEnglish id_IDBahasa Indonesia