Banda Aceh, 4 Juli 2026 — Rumah Zakat terus mendukung upaya mewujudkan Desa Bebas Stunting melalui Program Kebun Gizi Ceria di Desa Alue Deah Tengoh, Kecamatan Meuraxa, Kota Banda Aceh. Memasuki awal Juli 2026, kelompok Tani Ceria kembali melaksanakan panen tahap kedua sebagai bagian dari program ketahanan pangan berkelanjutan.
Panen yang dilaksanakan pada Sabtu (4/7) ini menghasilkan berbagai sayuran organik, seperti kangkung, cabai, dan ubi. Seluruh tanaman tersebut ditanam, dirawat, dan dipanen secara mandiri oleh Kelompok Tani Ceria yang dipimpin oleh Ani bersama para anggotanya.
Program Kebun Gizi Ceria merupakan salah satu program berkelanjutan Rumah Zakat yang bertujuan mendorong kemandirian masyarakat melalui pemanfaatan lahan produktif. Selain itu, program ini juga menjadi sarana edukasi bagi warga untuk mengembangkan pertanian organik yang ramah lingkungan.
Melalui pendampingan yang dilakukan secara rutin, masyarakat didorong agar mampu mengelola kebun secara mandiri. Dengan demikian, hasil panen dapat terus memberikan manfaat bagi keluarga dan lingkungan sekitar.
Kebun Gizi Ceria menjadi salah satu bentuk dukungan nyata Rumah Zakat terhadap program Desa Bebas Stunting. Hasil panen sayuran organik diprioritaskan untuk memenuhi kebutuhan gizi anak-anak dan keluarga yang membutuhkan asupan makanan sehat.
Selain membantu meningkatkan kualitas gizi masyarakat, program ini juga berkontribusi dalam menjaga ketahanan pangan desa agar tetap produktif. Program tersebut dapat berjalan berkat dukungan para donatur Rumah Zakat yang terus berkomitmen menghadirkan manfaat bagi masyarakat.
Perwakilan Rumah Zakat mengungkapkan rasa syukurnya atas keberlanjutan program tersebut.
“Alhamdulillah hari ini kami kembali melaksanakan panen hasil tanaman yang telah dirawat oleh ibu-ibu Kelompok Tani Ceria, seperti kangkung, cabai, dan ubi. Ini menjadi bukti bahwa masyarakat mulai mandiri dalam mengelola kebun. Semoga hasil panen ini dapat membantu menurunkan angka stunting sekaligus meningkatkan gizi anak-anak di Desa Alue Deah Tengoh,” ujarnya.
Rumah Zakat Terus Dampingi Masyarakat
Keberadaan Kebun Gizi Ceria tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat. Lebih dari itu, program ini juga meningkatkan keterampilan warga dalam bercocok tanam secara berkelanjutan.
Di sisi lain, hasil panen yang diperoleh juga memiliki nilai ekonomi. Oleh karena itu, program ini diharapkan dapat membantu meningkatkan pendapatan kelompok tani sekaligus memperkuat kemandirian masyarakat.
Rumah Zakat berkomitmen untuk terus mendampingi masyarakat hingga program ini berkembang secara berkelanjutan. Dengan kolaborasi bersama para donatur, diharapkan manfaat Kebun Gizi Ceria dapat dirasakan oleh lebih banyak keluarga serta mendukung terwujudnya Desa Bebas Stunting di Aceh.
Sahabat, yuk terus peduli dan berbagi bersama Rumah Zakat.
Newsroom
Muhammad Rizal Rahman


