Bogor, 12 Juli 2026– Rumah Zakat menggelar Volunteer Basic Training (VBT) 2026 selama tiga hari sejak tanggal 10–12 Juli 2026 di Camping Ground Villa Pink, Taman Nasional Gunung Halimun Salak, Kabupaten Bogor. Kegiatan ini diikuti 42 peserta dari 6 cabang meliputi cabang Jakarta, Depok, Tangerang, Bekasi, Bintaro, dan Cilegon, sebagai upaya mencetak relawan yang siap berkontribusi dalam aksi kemanusiaan, penanggulangan bencana, dan pemberdayaan masyarakat.
Mengusung tema “Relawan Kemanusiaan yang Berdampak dan Berkelanjutan”, peserta memperoleh pembekalan mengenai pengetahuan islam oleh Muhammad Ali Akbar dari Humanitarian Division Rumah Zakat, Medical First Response (MFR) oleh dr. Eky Danu Fahrizal bersama Ns. Indra Rukmana Hamim, Manajemen bencana oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor, Search and Rescue (SAR), survival, safeguarding, hingga kepemimpinan dalam situasi darurat oleh Badan Sar Nasional (BASARNAS).

Selain pembelajaran di alam, peserta juga mengikuti long march menuju lokasi pelatihan dan simulasi penanganan bencana. Kegiatan tersebut dirancang untuk melatih kemampuan asesmen lapangan, koordinasi tim, pertolongan pertama, serta pengambilan keputusan dalam kondisi darurat.
CEO Rumah Zakat, Irvan Nugraha, mengatakan Volunteer Basic Training merupakan agenda tahunan sebagai bagian dari regenerasi relawan kemanusiaan yang memiliki kompetensi, integritas, dan semangat kolaborasi.
“Volunteer Basic Training selalu kami selenggarakan setiap tahun sebagai bagian dari proses regenerasi relawan. Para relawan merupakan ujung tombak setiap misi kemanusiaan. Kami berharap mereka terus meningkatkan kapasitas dan siap terlibat dalam berbagai aksi kemanusiaan di seluruh Indonesia,” Ujar Irvan.
Kegiatan ini turut di dukung oleh Majelis Telkomsel Taqwa (MTT) dan Cita Sehat Foundation (CSF).

Ketua Pelaksana Volunteer Basic Training 2026, Rulyando Rizky Juliansyach mengatakan, “Pelatihan ini diharapkan menjadi titik awal lahirnya relawan yang memiliki kepedulian, kompetensi, dan komitmen untuk menghadirkan manfaat bagi masyarakat. Kami pun berterimakasih banyak atas dukungan MTT dan CSF dan seluruh pihak yang telah mendukung keberlangsungan VBT Jadetabekbicil 2026,” Imbuhnya.
Sementara itu, salah satu peserta asal Cabang Depok, Rifaza Saulimatema, mengaku memperoleh banyak pengalaman dan pembelajaran selama mengikuti pelatihan.
“Alhamdulillah, saya mendapatkan banyak ilmu dari Volunteer Basic Training. Tidak hanya pengetahuan tentang kebencanaan dan pertolongan pertama, tetapi juga pembentukan mental, karakter sebagai relawan, serta penguatan nilai-nilai keislaman. Bekal ini menjadi motivasi bagi saya untuk terus siap berkontribusi dalam setiap aksi kemanusiaan,” Ungkap Rifaza.
Melalui Volunteer Basic Training 2026, Rumah Zakat berharap lahir semakin banyak relawan yang memiliki kompetensi teknis, karakter yang kuat, serta semangat kolaborasi sehingga siap menjadi garda terdepan dalam aksi kemanusiaan dan program pemberdayaan masyarakat di berbagai wilayah Indonesia.


