SEJUTA MANFAAT BIJI RAMI

Bagi sebagian orang mengonsumsi biji rami bukan menjadi pilihan, terutama dalam memenuhi kebutuhan serat dalam tubuh. Namun, berdasarkan hasil penelitian, biji dari tanaman yang lebih populer sebagai bahan tekstil tersebut ternyata memiliki khasiat tersendiri untuk kesehatan.

Seperti dilansir dari laman Lifehack, biji rami ternyata memiliki kandungan gizi yang tidak kalah dari jenis biji-bijian lainnya. Pada awalnya, biji rami mulai ditanam di sekitar Timur Tengah pada 2000 sebelum masehi. Melalui perdagangan, biji rami akhirnya tersebar ke berbagai penjuru dunia. Saat ini, Kanada dikenal sebagai produsen utama biji rami, diikuti Rusia, Prancis, dan Argentina.

Biji rami berasal dari tumbuhan rami, sejenis semak, yang bisa tumbuh setinggi 1 hingga 3 meter dan memiliki panjang daun 7 hingga 15 cm. Biasanya, batang rami digunakan untuk bahan pembuat tali, jala, dan tekstil.

Namun, biji rami ternyata juga bisa dikonsumsi. Bahkan, tiga sendok makan biji rami mengandung omega 3, serat sebanyak 8 gram, protein (6 gram), vitamin B1, dan Mangan.
Tidak hanya itu, biji rami juga diketahui mengandung fosfor, selenium, vitamin B6, zat besi, potassium, dan zinc. Menambahkan dua sendok olahan biji rami dianggap dapat memberikan tambahan serat dalam makanan sehari-hari Anda.

Berdasarkan artikel dari ahli nutrisi, Dr Axe, dalam artikelnya berjudul ’10 Kegunaan dan Kandungan Nutrisi Biji Rami’, biji rami tidak sekedar menawarkan kandungan serat, yang dapat menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh. Tapi, biji rami juga memiliki manfaat lain.

Berikut sejumlah manfaat biji rami bagi kesehatan tubuh, jika dikonsumsi secara rutin:

Dapat membuat kulit dan rambut lebih sehat
Biji rami mengandung lemak ALA, yang dapat menyehatkan kulit dan rambut. Kandungan lemak dan vitamin B pada biji rami dapat mengurangi kondisi kering pada rambut, yang dapat menyebabkan munculnya ketombe. Selain itu, biji rami juga dapat membantu mengurangi jerawat, rosacea, dan eczema.

Memiliki kandungan anti oksidan yang tinggi
Kandungan anti oksidan pada biji rami diketahui bernama Lignans, yaitu sejenis serat yang berkaitan dengfan Polyphenols. Polyphenols ini dikenal juga memiliki manfaat anti penuaan. Tidak hanya itu, Polyphenols juga diketahui memiliki efek terhadap hormon pertumbuhan.

Memiliki efek ke kesehatan pencernaan
Kandungan lemak ALA dalam biji rami juga memiliki kegunaan lain sebagai zat yang dapat menghisap kadar air. Selain itu, lemak ALA juga membantu untuk membantu optimalisasi penyerapan makanan dan menjaga kadar GI.

Mengurangi sejumlah risiko kanker
Kandungan Lignan di biji rami juga dapat membantu menyeimbangkan hormon dalam tubuh. Kondisi ini pun cukup baik, terutama untuk kesehatan wanita. Biji rami juga diketahui memiliki manfaat untuk mengurangi resiko kanker rahim dan kanker usus besar.

Memberikan manfaat untuk kesehatan kardiovaskular
Lemak ALA di biji rami dapat melindungi pembuluh darah lantaran mengandung anti inflammatory. Selain itu, dengan kemampuan mengurangi kadar kolesterol, biji rami juga dapat membantu membersihkan pembuluh darah yang tersumbat.

 

Sumber: Republika.co.id

Tags :
Konfirmasi Donasi