[:ID]TPA BERTAKJIL, CARA RUMAH ZAKAT ANGKAT MINAT MENGAJI ANAK-ANAK[:en]TPA BERTAKJIL, HOW TO RUMAH ZAKAT LIFT INTEREST OF THE CHILDREN[:]

[:ID]GUNUNGKIDUL. Rumah Zakat selenggarakan Taman Pendidikan Al Quran untuk menididik ilmu agama di Desa Pacarejo, Kecamatan Semanu, Kabupaten Gunungkidul. TPA bertakjil yang telah berlangsung selama 5 bulan menjadi cara bagi Ranto Sungkowo,Fasilitator Rumah Zakat untuk menjaga minat menimba ilmu agama anak-anak.

Sudah ada tiga TPA Bertakjil yang sedang dibina yaitu TPA Masjid Nurrokhim Dusun Jetis Kulon, TPA Mushola Almaun Dusun Jetis Wetan dan TPA Masjid Asy Syahid Dusun Jonge.

“Sejak digulirkanya konsep TPA Bertakjil, sekitar pertengahan Agustus tahun 2017 santri tetap semangat menghadiri TPA. Seluruh ustadzah sangat bergembira hari ini. Karena walaupun gelap mati listrik dan hujan lebat santrinya banyak yang hadir,” jelas Ratno pada Kamis (18/01/2018).

Menurut salah seorang ustadzah Ibu Evi, jumlah santri ada 49 anak terdiri 36 putri dan 13 putra. Seperti biasa menjelang kegiatan TPA berakhir, para santri mendapatkan takjil berupa jajanan senilai Rp.500 yang dibagikan oleh para ustadzahnya.

 

Newsroom/ Yadi Mulyadi
Gunungkidul[:en]GUNUNGKIDUL. Rumah Zakat holds Al Quran Educational Park to investigate religion in Pacarejo Village, Semanu District, Gunungkidul Regency. TPA bertakjil that has lasted for 5 months became a way for Ranto Sungkowo, Facilitator of Rumah Zakat to keep interest in studying the religion of children.

There are already three TPA Bertakjil being built namely TPA Nurrokhim Mosque Jetis Kulon Hamlet, TPA Mushola Almaun Jetis Wetan Hamlet and TPA Masjid Asy Syahid Jonge Hamlet.

“Since the introduction of the concept of TPA Bertakjil, around mid-August 2017 santri remain the spirit of attending the TPA, all the ustadzah are very happy today because despite the darkness of electricity and heavy rain there are many santri present,” said Ratno on Thursday (18/01/2018) .

According to one ustadzah Mrs. Evi, the number of students there are 49 children consisting of 36 daughters and 13 sons. As usual before the end of TPA activities, the santri get takjil a jewelry worth Rp.500 shared by the ustadzahnya.

 

Newsroom / Yadi Mulyadi
Gunungkidul

 [:]

Tags :
Konfirmasi Donasi
id_IDBahasa Indonesia
en_USEnglish id_IDBahasa Indonesia