(Foto: Rumah Zakat)


TEMANGGUNG, Rumah Zakat – Tanaman obat yang dikembangkan oleh Rumah Zakat di Desa Kedungumpul diminati oleh warga untuk dijadikan obat. Anantiyo Widodo selaku Fasilitator Rumah Zakat setempat mengatakan hampir setiap hari ada yang datang untuk sekedar bertanya atau mengambil bagian tertentu dari tanaman yang ada.
Sebagaimana nampak pada Senin (18/5), Jariyanti mengambil beberapa helai daun ungu untuk dijadikan obat ambiean bagi tetangga sebelah rumahnya. Sebelumya ia mendapatkan info dari internet tentang khasiat daun ungu.
Anantiyo menyebutkan jika setiap rumah di Desa Kedungumpul mempunyai tanaman obat. Namun diakuinya tidak semua keluarga merawat tanaman itu dengan baik. Tanaman yang ada di setiap rumah terdiri atas sereh, keningkir, kunir, jahe dan kencur.
“Pada situasi pandemi seperti saat ini, warga enggan untuk memeriksakan diri saat sakit. Disamping juga karena saran dari pemerintah agar tidak memudahkan untuk periksa jika hanya sakit ringan,” Demikian disampaikan oleh Tri Widayatni, Bidan Desa Kedungumpul.
Newsroom
Anantiyo Widodo/Amri Rusdiana