AKHIRNYA, MAHYUNI TINGGAL DI RUMAH LAYAK HUNI

LOMBOK. (09/04) Mahyuni (66 Thn) adalah seorang yang sudah lanjut usia, namun masih tetap bekerja untuk menghidupi dirinya dan seorang cucunya. Perjuangan yang sangat berat di embannya karena harus mengangkut pasir setiap hari dengan bertelanjang kaki dan penglihatan yang sudah sangat terbatas bahkan hampir buta. Berjalan hampir kurang lebih 1 km dengan medan berbukit-bukit dan beban yang harus di bawa kurang lebih 15- 20 kg seorang diri.

Mahyuni adalah salah satu warga Longserang Timur, Desa Langko,. Lingsar, Lombok Barat yang mendapatkan program Bantuan Bedah Rumah dari Rumah Zakat. Dengan penghasilan tak menentu kisaran 600-700 Ribu. Mahyuni tetap melakukan pekerjaan Buruh pasir ini, karena hanya dengan cara inilah dirinya dan cucunya dapat terus hidup. Suaminya sudah lama meninggal dan sudah tidak ada keluarga maupun saudara yang peduli lagi pada dirinya.

Di bulan Maret 2018 lalu Rumah Zakat mengunjungi Mahyuni dan cucunya untuk memberikan bantuan perbaikan tempat tinggalnya agar lebih layak huni. Dan kini proses perbaikan rumah tersebut sudah selesai, “Terima Kasih pada donatur Rumah Zakat, saya kini tidak kebocoran lagi, tidak kedinginan lagi,” ujarnya dengan penuh haru.

Newsroom
Herman / Lailatul Istikhomah

Tags :
Konfirmasi Donasi