JAKARTA.  Memasuki 2012, Rumah Zakat menetapkan target untuk membantu 1,3 juta mustahik di Indonesia melalui 4 rumpun program pemberdayaan di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan lingkungan. Di tahun sebelumnya Rumah Zakat dapat memberikan bantuan kepada 835.163 penerima layanan manfaat yang berada dari Aceh hingga Papua.

“Tahun lalu Rumah Zakat memperoleh amanah sebesar Rp146 miliar dari para donatur dan mitra yang jumlahnya mencapai 99.246 orang. Untuk tahun ini kami akan berupaya untuk menghimpun dana lebih banyak sehingga akan ada lebih banyak lagi masyarakat kurang mampu yang dapat kami bantu,” tutur CEO Rumah Zakat Nur Efendi.

Adapun target pencapaian dana Zakat Infak Shadaqah (ZIS) serta dana kemanusiaan lainnya untuk tahun ini adalah sebanyak Rp342,8 miliar. Jumlah tersebut dianggap Nur Efendi sangat wajar mengingat potensi dana filantropi di Indonesia menurut majalah SWA tahun 2006 mencapai Rp2,3 hingga 4,6 triliun per tahun. Dari total penerimaan zakat 2011 porsi perusahaan yang memberikan sebagai bagian dari kegiatan CSR nya mencapai 9%. “Pada tahun 2012 akan kami tingkatkan porsi ini menjadi 20 %. Saat ini Rumah  Zakat telah memiliki kantor cabang yang tersebar di 18 Provinsi dan 29 Kota besar,” ujar Nur Effendi menjelaskan.

BIG SMILE Indonesia

Untuk membantu pemerintah dalam mewujudkan pemberdayaan masyarakat Indonesia serta tercapainya Millennium Development Goals (MDGs), Rumah Zakat mengelola dan menyalurkan dana ZIS dan kemanusiaan lainnya melalui rangkaian program yang bersifat produktif. BIG SMILE Indonesia adalah sebuah gerakan pengibaran semangat optimisme bangsa melalui rangkaian gempita aksi senyum pemberdayaan untuk Indonesia yang lebih membahagiakan. Gerakan ini adalah lanjutan dari program Merangkai Senyum Indonesia yang diusung sejak 2010. Melalui BIG SMILE Indonesia, Rumah Zakat berupaya untuk menyalurkan bantuan kepada masyarakat kurang mampu melalui pendidikan (Senyum Juara), kesehatan (Senyum Sehat), ekonomi (Senyum Mandiri), dan lingkungan (Senyum Lestari) di 121 wilayah binaan atau Integrated Community Development (ICD).

Di bidang pendidikan, Rumah Zakat memiliki program Sekolah Juara yang memberikan pendidikan gratis dan berkualitas. Saat ini Rumah Zakat telah mendirikan 12 Sekolah Juara yang tersebar 11 kota. Selain itu Rumah Zakat pun memiliki program beasiswa untuk siswa SD hingga mahasiswa yang hingga tahun 2011 telah membantu 629.626 anak. Di bidang kesehatan, Rumah Zakat bersama mitra telah mendirikan 7 Rumah Bersalin Sehat Keluarga dan 1 Klinik Sehat. Rumah Zakat pun bekerjasama dengan 38 mitra Layanan Bersalin, dan kini memiliki 58 Armada Kesehatan dan Mobil Jenazah Gratis.

Sementara itu di bidang ekonomi, Rumah Zakat telah memiliki 33 Balai Bina Mandiri yang didirikan di wilayah binaan dan didampingi seorang Member Relationship Officer (MRO) yang memiliki tugas sebagai pendamping, pemberdaya, surveyor pemberdayaan, penggerak lingkungan, dan advokat masyarakat. Di wilayah ICD program pemberdayaan ekonomi seperti Kelompok Usaha Kecil Mandiri, Sarana Usaha Mandiri, Pelatihan Skill Produktif, hingga Budidaya Agro dilaksanakan.***

Newsroom/Media Relation