BUMMAS JETIS BERDAYA BUKA USAHA BARU DIMASA PANDEMI

(Foto: Rumah Zakat)

KAB. MADIUN, RUMAH ZAKAT – Badan Usaha Milik Masyarakat (BUMMas) Jetis Berdaya beranikan diri buka usaha baru di masa pandemi. Usaha yang dirintis adalah Aqiqah siap saji. Badan usaha rintisan Relawan Rumah Zakat di Desa Jetis Kecamatan Dagangan ini mempunyai pertimbangan khusus membuka usaha ini.

“Kalau ditanya kesiapan, SDM kita sebenarnya belum siap. Tapi memang ada pertimbangan tersendiri kita membuka usaha Aqiqah ini,”kata Eka Restia, Relawan Rumah Zakat, Sabtu (27/6).

Hal utama yang menjadi pertimbangan dibukanya usaha aqiqah adalah stock domba masyarakat di kandang BUMMas yang harus dikeluarkan. Sejak pandemi Covid-19 melanda, anyak domba tertahan di kandangnya.

Selain itu, pertimbangan lainnya adalah niatan memberdayakan masyarakat desa yang ikut terdampak pandemi Covid-19 ini.

“Ya, kita ingin lah sedikit-sedikit membantu mereka. Karena covid ini, pengahasilan masyarakat melemah. Yang bisa masak ya diminta masak, yang bisa bikin sate ya diminta bikin sate,” tambah Eka.

Usaha Aqiqah sebenarnya sudah menjadi tujuan jangka menengah BUMMas, yang nanti akan dikembangkan di bawah naungan unit usaha olahan hasil ternak BUMMas.

“Kesiapan masih jauh. Fokusan BUMMas masih di unit kandang dan unit pakan. Tapi karena sekarang ada peluang dan kesempatan, Kenapa tidak dicoba,” ujar Husain selaku Manajer BUMMas.

Husain berharap usaha ini dapat berkembang sedikit demi sedikit.

“Penyempurnaan bertahap. Tujuan BUMMas awalnya hanya ingin membantu peternak mengelurakan stok domba kandang dengan cara apapun, termasuk menjual dalam bentul olahan. Tak disangka juga mampu memberdayakan ibu-ibu di Desa Berdaya,” tambahnya.

Newsroom

Fuad Saifullah/Amri Rusdiana

Tags :
Konfirmasi Donasi
id_IDBahasa Indonesia
en_USEnglish id_IDBahasa Indonesia