Pasangan atau orang tua, mana yang harus didahulukan? Pertanyaan ini sering muncul setelah seseorang menikah. Tidak sedikit yang merasa berada di posisi sulit ketika kepentingan pasangan dan orang tua bertentangan.
Islam memberikan pedoman yang seimbang dalam menyikapi persoalan ini. Seorang Muslim tidak diperintahkan untuk memilih salah satu secara mutlak, melainkan menempatkan hak masing-masing sesuai dengan ketentuan syariat.
Baca juga : Rahasia Rumah Tangga Harmonis, Amalan Agar Pasangan Selalu Setia
Apakah Orang Tua Tetap Harus Diutamakan?
Berbakti kepada orang tua (birrul walidain) merupakan kewajiban yang sangat ditekankan dalam Islam. Allah SWT bahkan menyandingkan perintah beribadah kepada-Nya dengan perintah berbuat baik kepada kedua orang tua, sebagaimana dijelaskan dalam Al-Qur’an.
Oleh karena itu, seorang anak tidak boleh durhaka, berkata kasar, atau mengabaikan kebutuhan orang tuanya, meskipun telah berkeluarga.
Bagaimana dengan Hak Pasangan?
Setelah akad nikah, suami dan istri memiliki hak serta kewajiban yang harus dipenuhi. Seorang suami wajib memberikan nafkah, perlindungan, dan memperlakukan istrinya dengan baik. Sementara itu, istri juga memiliki hak untuk mendapatkan perhatian, kasih sayang, dan perlakuan yang adil.
Karena itu, mengabaikan hak pasangan demi memenuhi semua keinginan orang tua juga bukan sikap yang dianjurkan.
Dahulukan Pasangan atau Orang Tua?
Jawabannya bergantung pada kondisi yang dihadapi.
Apabila persoalan berkaitan dengan hak pasangan yang menjadi kewajiban suami atau istri, maka hak tersebut harus dipenuhi. Sebaliknya, apabila berkaitan dengan kewajiban seorang anak untuk berbakti kepada orang tua, maka kewajiban itu juga tidak boleh ditinggalkan.
Dengan demikian, Islam tidak mengajarkan persaingan antara pasangan dan orang tua. Yang diajarkan adalah menunaikan hak setiap pihak secara proporsional.
Kunci Membangun Keluarga yang Harmonis
Rumah tangga yang harmonis tidak dibangun dengan memilih salah satu pihak, melainkan dengan komunikasi yang baik, saling memahami, dan menjalankan hak serta kewajiban masing-masing.
Suami maupun istri juga perlu membantu menjaga hubungan baik dengan keluarga besar agar tercipta suasana yang penuh kasih sayang dan saling menghormati.
Baca juga : Sebelum Menikah, Kenali 7 Hal Ini Tentang Calon Pasanganmu!
Penutup
Dalam Islam, pertanyaan pasangan atau orang tua tidak dapat dijawab dengan memilih salah satunya secara mutlak. Berbakti kepada orang tua tetap menjadi kewajiban, sementara hak pasangan juga wajib dipenuhi setelah pernikahan.
Oleh karena itu, seorang Muslim hendaknya bersikap adil, bijaksana, dan mengutamakan penyelesaian yang sesuai dengan tuntunan syariat. Dengan cara tersebut, hubungan dengan pasangan maupun orang tua dapat tetap terjaga dengan baik.
Sahabat, yuk terus peduli dan berbagi bersama Rumah Zakat.


