Lelaki yang sebaiknya tidak dinikahi menjadi pembahasan penting bagi setiap Muslimah yang sedang mempersiapkan pernikahan. Islam tidak hanya menganjurkan memilih pasangan yang saleh, tetapi juga mengingatkan agar berhati-hati terhadap calon suami yang memiliki sifat atau perilaku yang dapat membawa mudarat dalam rumah tangga.
Karena itu, memilih pasangan tidak cukup hanya melihat penampilan, status sosial, atau harta. Akhlak, agama, dan tanggung jawab justru menjadi pertimbangan utama dalam membangun keluarga yang sakinah.
Baca juga : Ketahui! Inilah Dosa Besar Istri Terhadap Suami yang Harus Dihindari
Mengapa Memilih Pasangan Sangat Penting?
Pernikahan merupakan ikatan yang diharapkan berlangsung seumur hidup. Oleh sebab itu, Islam menganjurkan agar setiap Muslim memilih pasangan dengan penuh pertimbangan.
Rasulullah SAW bersabda:
“Apabila datang kepada kalian seseorang yang kalian ridhai agama dan akhlaknya, maka nikahkanlah dia….” HR. Tirmidzi
Hadis ini menunjukkan bahwa agama dan akhlak merupakan kriteria utama dalam memilih pasangan hidup.
Lelaki yang Sebaiknya Tidak Dinikahi
Berikut beberapa karakter yang patut menjadi pertimbangan untuk dihindari.
1. Lalai Menjalankan Agama
Lelaki yang meninggalkan kewajiban agama, seperti shalat lima waktu, sulit diharapkan menjadi pemimpin keluarga yang baik.
2. Berakhlak Buruk
Calon suami yang terbiasa berkata kasar, mudah marah, suka menghina, atau melakukan kekerasan perlu diwaspadai karena sifat tersebut dapat memengaruhi keharmonisan rumah tangga.
3. Tidak Jujur
Kejujuran merupakan fondasi dalam sebuah pernikahan. Kebiasaan berbohong dapat merusak kepercayaan antara suami dan istri.
4. Memiliki Kebiasaan Maksiat
Kecanduan judi, minuman keras, narkoba, atau kebiasaan maksiat lainnya dapat membawa dampak buruk bagi kehidupan keluarga.
5. Tidak Bertanggung Jawab
Islam menempatkan suami sebagai pemimpin keluarga. Oleh karena itu, calon suami hendaknya memiliki rasa tanggung jawab terhadap nafkah, perlindungan, dan pendidikan keluarga.
6. Bersikap Zalim
Perilaku kasar, manipulatif, atau gemar merendahkan orang lain dapat menjadi tanda hubungan yang tidak sehat. Islam mengajarkan agar suami memperlakukan istri dengan baik dan penuh kasih sayang.
Apakah Lelaki Kaya Pasti Menjadi Pilihan Terbaik?
Harta memang dapat menjadi salah satu pertimbangan, tetapi bukan penentu utama dalam memilih pasangan.
Islam mengajarkan agar agama dan akhlak lebih diutamakan dibandingkan kekayaan, keturunan, atau kedudukan.
Dengan demikian, seorang lelaki yang sederhana namun bertakwa lebih layak dipilih daripada lelaki kaya yang mengabaikan ajaran agama.
Cara Memilih Calon Suami Menurut Islam
Agar tidak salah memilih pasangan, beberapa hal berikut dapat dilakukan:
- Mengutamakan agama dan akhlak.
- Mengenali karakter calon pasangan.
- Berdiskusi dengan keluarga.
- Melaksanakan shalat istikharah.
- Meminta nasihat kepada orang yang dipercaya.
Dengan langkah tersebut, keputusan menikah diharapkan lebih matang dan membawa kebaikan di masa depan.
Baca juga : Dalam Kondisi Apa Istri Diperbolehkan Gugat Cerai? Ini Dia Pandangannya dalam Islam
Penutup
Islam mengajarkan agar memilih pasangan berdasarkan agama, akhlak, dan tanggung jawab. Karena itu, penting bagi setiap Muslimah untuk berhati-hati terhadap lelaki yang memiliki kebiasaan buruk, mengabaikan kewajiban agama, atau tidak mampu menjalankan tanggung jawab sebagai suami.
Semoga Allah SWT memberikan petunjuk kepada setiap Muslim dalam memilih pasangan hidup yang dapat menjadi penyejuk hati serta membawa keluarga menuju kebahagiaan dunia dan akhirat.
Sahabat, yuk terus peduli dan berbagi bersama Rumah Zakat.


