Doa Kafaratul Majelis: Bacaan Arab, Latin, Arti, dan Keutamaannya

oleh | Jun 12, 2026 | Inspirasi

Dalam kehidupan sehari-hari, seseorang sering menghadiri berbagai majelis atau pertemuan, baik kajian keislaman, rapat, diskusi, maupun obrolan bersama keluarga dan teman. Tidak jarang, dalam sebuah majelis terdapat ucapan yang kurang bermanfaat, candaan berlebihan, atau perkataan yang tidak disadari dapat menimbulkan kesalahan.

Karena itu, Rasulullah SAW mengajarkan sebuah doa yang dikenal sebagai Doa Kafaratul Majelis. Doa ini dibaca ketika akan mengakhiri suatu pertemuan sebagai bentuk permohonan ampun kepada Allah SWT atas kesalahan yang mungkin terjadi selama majelis berlangsung.

Lalu, bagaimana bacaan Doa Kafaratul Majelis dan apa saja keutamaannya? Berikut penjelasan lengkapnya.

Baca juga : Doa Setelah Shalat Tahajud Lengkap Arab, Latin, dan Artinya

Apa Itu Doa Kafaratul Majelis?

Kafaratul Majelis berasal dari dua kata, yaitu kafarah yang berarti penebus atau penghapus, dan majelis yang berarti tempat berkumpul atau pertemuan.

Dengan demikian, Doa Kafaratul Majelis adalah doa yang dibaca untuk memohon ampunan kepada Allah SWT atas kesalahan, kekhilafan, atau perkataan yang kurang baik yang mungkin terjadi selama berada dalam suatu pertemuan.

Doa ini merupakan salah satu amalan yang diajarkan Rasulullah SAW dan banyak diamalkan oleh umat Islam hingga saat ini.

Bacaan Doa Kafaratul Majelis

Arab

سُبْحَانَكَ اللّٰهُمَّ وَبِحَمْدِكَ أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا أَنْتَ أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوبُ إِلَيْكَ

Latin

Subhaanakallaahumma wabihamdika, asyhadu an laa ilaaha illaa anta, astaghfiruka wa atuubu ilaik.

Artinya

“Maha Suci Engkau ya Allah dan segala puji bagi-Mu. Aku bersaksi bahwa tidak ada tuhan selain Engkau. Aku memohon ampun kepada-Mu dan bertaubat kepada-Mu.”

Dalil Doa Kafaratul Majelis

Doa ini memiliki landasan dari hadis Rasulullah SAW.

Dari Abu Hurairah, Rasulullah SAW bersabda:

“Barang siapa duduk dalam suatu majelis lalu banyak kesalahan di dalamnya, kemudian sebelum berdiri ia membaca doa ini, maka diampuni baginya apa yang terjadi dalam majelis tersebut.”

Hadis tersebut diriwayatkan oleh Sunan At-Tirmidzi dan dinilai hasan oleh banyak ulama.

Hadis ini menunjukkan besarnya rahmat Allah SWT kepada hamba-Nya yang mau memohon ampun atas kesalahan yang dilakukan.

Kapan Doa Ini Dibaca?

Doa Kafaratul Majelis dibaca ketika suatu pertemuan atau majelis akan berakhir.

Doa ini dapat dibaca setelah:

  • Kajian atau pengajian.
  • Rapat organisasi.
  • Pertemuan keluarga.
  • Diskusi atau musyawarah.
  • Kegiatan belajar mengajar.
  • Aktivitas berkumpul lainnya.

Karena sifatnya umum, doa ini dapat diamalkan dalam berbagai situasi yang melibatkan pertemuan beberapa orang.

Keutamaan Membaca Doa Kafaratul Majelis

Ada beberapa keutamaan yang dapat diperoleh dari membaca doa ini secara rutin.

1. Memohon Ampunan atas Kesalahan dalam Majelis

Manusia tidak luput dari kekhilafan. Kadang-kadang seseorang berbicara tanpa sengaja menyinggung orang lain atau mengucapkan hal yang kurang bermanfaat.

Melalui doa ini, seorang Muslim memohon agar Allah SWT mengampuni kesalahan tersebut.

2. Menjadi Penutup yang Baik

Islam mengajarkan agar setiap aktivitas diawali dan diakhiri dengan mengingat Allah SWT.

Karena itu, membaca doa penutup majelis menjadi salah satu bentuk adab yang baik dalam sebuah pertemuan.

3. Mengingatkan Pentingnya Muhasabah

Doa ini juga mengajarkan pentingnya introspeksi diri setelah melakukan suatu aktivitas.

Seorang Muslim tidak hanya fokus pada hasil kegiatan, tetapi juga mengevaluasi sikap dan perkataan yang telah dilakukan.

4. Menumbuhkan Kebiasaan Berzikir

Membaca doa secara rutin setelah pertemuan membantu membiasakan diri untuk selalu mengingat Allah SWT dalam berbagai aktivitas.

Adab dalam Sebuah Majelis

Selain membaca doa penutup, Islam juga mengajarkan beberapa adab saat berada dalam majelis.

Menjaga Lisan

Seorang Muslim dianjurkan menghindari ghibah, fitnah, dan perkataan yang tidak bermanfaat.

Menghormati Sesama

Menghargai pendapat orang lain dan menjaga sopan santun merupakan bagian dari akhlak yang diajarkan Islam.

Menyebarkan Kebaikan

Majelis hendaknya menjadi sarana untuk berbagi ilmu, nasihat, dan manfaat bagi sesama.

Mengingat Allah SWT

Majelis yang diisi dengan zikir, ilmu, dan pembahasan yang baik akan membawa keberkahan bagi para pesertanya.

Baca juga : Doa Memohon Jodoh Terbaik Lengkap Arab, Latin, dan Artinya

Penutup

Doa Kafaratul Majelis merupakan amalan sederhana yang memiliki makna besar dalam kehidupan seorang Muslim. Melalui doa ini, kita diajarkan untuk selalu memohon ampunan kepada Allah SWT atas kesalahan yang mungkin terjadi selama berinteraksi dengan orang lain.

Selain menjadi penutup yang baik dalam sebuah pertemuan, doa ini juga mengingatkan pentingnya menjaga lisan, memperbaiki diri, dan senantiasa mengingat Allah SWT dalam setiap aktivitas. Dengan membiasakan membaca Doa Kafaratul Majelis, semoga setiap pertemuan yang kita lakukan menjadi lebih berkah dan bernilai ibadah di sisi-Nya.

Sahabat, yuk terus peduli dan berbagi bersama Rumah Zakat.

Kalkulator Zakat

Hitung zakat Anda secara akurat dengan kalkulator zakat kami

Donatur Care

Silakan cek riwayat donasi Anda disini

Link Terkait