IBU AMMAH, ‘RAOS PISAN JEMBATAN TEH’

ibu-ammah-raos-pisan-jembatan-tehCIAMIS. Sejak bulan Juni 2016, jembatan Ciseel di Ciparay, Kec Cidolog, Ciamis semakin ramai dikunjungi. Terlebih masyarakat sedang melaksanakan gotong royong dalam pembangunannya.

Jembatan yang dibangun atas kerja sama antara Rumah Wakaf Indonesia (RWI) dan RZ ini dibangun selama hampir satu semester. Jembatan tersebut diberi warna kuning emas sebagai simbol  keceriaan, selain itu pijakan plat baja serta tatanan jaring yang rapi disampingnya pun melengkapi kekokohan jembatan Ciseel tersebut. Hal tersebut membuat masyarakat sekitar menjadi lebih tenang saat beraktifitas melewati jembatan. Bahkan jembatan baru ini pun menambah destinasi hiburan untuk anak-anak sekitar.

Pada (21/10) tim Rumah Wakaf Indonesia mencoba berkunjung ke daerah Ciseel untuk meninjau jalannya pembangunan jembatan baru. Jembatan Ciseel kini nampak sudah jauh lebih baik, lebih terawat dan insya Allah aman untuk dilalui masyarakat.

Pada saat yang sama nampak juga lebih banyak anak-anak yang bermain di jembatan tersebut dengan bahagia. Para orang tua pun semakin banyak yang lewat. Salah satunya Ibu Ammah, Perempuan berusia 76 tahun yang sempat di temui tim Rumah Wakaf Indonesia saat akan pergi ke sawah mengunkapkan kegembiraannya dengan hadirnya jembatan baru yang lebih aman dan bagus. “Raos jembatan teh. (enak jembatannya)” Ungkap ibu Ammah dengan senyumnya yang sumringah.

“Program jembatan yang menjadi program Rumah Wakaf Indonesia sesungguhnya bertujuan untuk membangun aktifitas ekonomi, sosial, kesehatan, dan pendidikan masyarakat berjalan lebih masif dan aman. Sehingga ada keseimbangan antara aktifitas masyarakat dengan fasilitas penunjang berupa jembatan. Semua ini menjadi tanggung jawab bersama khususnya masyarakat yang telah dibangunkan jembatan untuk merawatnya.” papar Soleh Hidayat, Direktur Rumah Wakaf Indonesia.

Newsroom/Soleh Hidayat
Ciamis

Tags :
Konfirmasi Donasi