[:ID]KETIKA SAMPAH JADI KREASI YANG INDAH[:en]PROCESSING WASTE INTO USEFUL ITEMS[:]

[:ID]YOGYAKARTA. Ahad Siang (10/04) para ibu Rt 01 Rw 25 dusun Nambongan mengadakan pelatihan pengolahan sampah plastik di rumah Desa Berdaya Caturharjo, Sleman, DIY. Kali ini botol plastik bekas yang diolah menjadi barang berniali tambah.

Sebelumnya 2 ibu yang membuat kreasi bunga dari plastik kresek bekas mendapat bingkisan cantik dari Rumah Zakat sebagai apresiasi, mereka adalah ibu Sri Rezeki dan Ibu Nur Yanti.

Pengolahan kreasi botol plastik bekas ini Langsung diinstrukturi oleh ibu Dwi Utami.

“kali ini hasil karya yg dibuat adalah vas bunga,tempat pensil,dan tempat chas hp. Botol plastik bekas yg biasa menjadi sampah lalu dibuang, sekarang menjadi kreasi yg bisa dimanfaatkan dan dapat digunakan lagi” ujar Evi, Fasilitator Desa Berdaya

Newsroom
Rifai Yusuf/ Lailatul Istikhomah[:en]YOGYAKARTA. Afternoon Sunday (10/04) the mothers of Rt 01 Rw 25 in Nambongan hamlet held training on processing plastic waste in the house of Berdaya Caturharjo Village, Sleman, DIY. This time used plastic bottles are processed into useful item.

Previously, 2 mothers who made used plastic bags from used plastic bags received beautiful gifts from Rumah Zakat as appreciation; they were Sri Rezeki and Nur Yanti.

Processing this used plastic bottle creation was directly instructed by Dwi Utami’s mother.

“This time the work that was made was a flower vase, a pencil holder, and a cellphone holder. Used plastic bottles that are used to be trash and then thrown away, are now creations that can be used and can be used again, “said Evi, a Empowered Village Facilitator

Newsroom

Rifai Yusuf / Lailatul Istikhomah[:]

Tags :
Konfirmasi Donasi
id_IDBahasa Indonesia
en_USEnglish id_IDBahasa Indonesia