[:ID]KOLABORASI GERAKAN DESA BERDAYA DAN PEMERINTAH DESA DALAM MENCAPAI TARGET SDG[:en]COLLABORATION MOVEMENT OF EMPOWERED VILLAGE AND VILLAGE GOVERNMENTS IN ACHIEVING SDG TARGETS[:]

[:ID]BANDUNG, Rabu (06/11). Dalam berupaya mewujudkan target perluasan pembangunan Desa Berdaya diseluruh Indonesia, Rumah Zakat gelar acara Workshop pengembangan potensi desa di Hotel Bougenvile Bandung, sejak kemarin 6 November 2019 hingga hari ini 7 November 2019. Acara ini dihadiri oleh 7 kepala desa diantaranya 1 dari Provinsi Banten, 2 orang dari Jawa Barat, 3 orang dari Jawa tengah, 1 orang dari Jawa timur, dan 1 orang ketua forum desa berdaya jawa tengah.

Rangkaian kegiatan dilaksanakan dengan tujuan mampu menemukan pola kolaborasi yang pas antara Rumah Zakat dengan kepala Desa secara resmi, supaya target-target pemberdayaan Desa dapat dicapai dengan baik. Kemudian menurunkan bentuk pola kolaborasi tersebut kepada strategi yang sesuai dengan kebutuhan setiap desa. Kepala Desa memiliki sumber daya berupa anggaran dana desa, dan kami memiliki sumber daya dana Zakat, Infak dan Sedekah yang mana kedua sumber dana ini berkolaborasi satu sama lain.

Dengan mengusung Tema Kolaborasi Gerakan Desa Berdaya dan Pemerintah Desa Mencapai target SDGs dalam acara ini menghadirkan beberapa narasumber salah satunya mengundang kepala desa terbaik nasional dari Bogor yang akan berbagi bagaimana cara mengelola potensi desa sehingga bisa menjadi desa terbaik nasional, Bapak Firman Kepala Desa Bojongkulur, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

“Saya akan coba mengajak untuk berdiskusi tentang potensi-potensi yang ada di desa, peluang apa yang bisa dikerjasamakan, baik dari pemanfaatan dana desa, maupun dari sumberdaya yang ada di desa, nanti kalau sudah ketemu tinggal kita susun strategi untuk memberdayakannya” Ujar Pak Firman saat ditemui di ruang tunggu sebelum mengisi acara.

Sustainable Development Goals (SDGs) adalah sebuah campaign global yang dikeluarkan oleh PBB antar semua negara. Indonesia mengadopsi SDGs sebagai salah satu acuan dalam kerangka pembangunan. Poin pentingnya terkait pada pengentasan kemiskinan, bebas dari kelaparan, termasuk poin-poin yang sesuai dengan target pembangunan nasional. Rumah Zakat sebagai lembaga Amil zakat juga memiliki targetĀ  melakukan pengembangan potensi-potensi yang ada di desa yang kemudian inline dengan target-target pengentasan kemiskinan.

“Dalam acara ini diharapkan nantinya akan melahirkan portofolio setiap desa dan membuat MOU untuk melakukan pengembangan potensi desa dalam program Desa Berdaya kolaborasi antara pemerintah desa dengan Rumah Zakat”. Ungkap Yahya selaku direktur Desa Berdaya Foundation.

Newsroom

Silvia Itsnaini / Hanaa Afifah[:en]

BANDUNG, Wednesday (11/11). In an effort to realize the target of expanding the development of Empowered Villages throughout Indonesia, Rumah Zakat held a workshop on village potential development at the Bougenvile Hotel in Bandung, from yesterday 6 November 2019 to today 7 November 2019. The event was attended by 7 village heads including 1 from Banten Province, 2 people from West Java, 3 people from Central Java, 1 person from East Java, and 1 head from the Central Java Village Forum.

A series of activities were carried out with the aim of being able to find a suitable collaboration pattern between Rumah Zakat and the Village Head formally so that the target- Village empowerment targets can be achieved properly and then reduce the formation of the collaboration pattern to the strategy that suits the needs of each village. The Village Head has the resources in the form of a village fund budget, and we have the Zakah, Infaq, and Alms fund resources, in which the two funding sources collaborate with each other.

With the theme of the Collaboration Movement of Empowered Village and Village Government in Achieving the target SDGs in this event presents several speakers and the best national village head from Bogor was invited and shared how to manage village potential so that it could become the best national village, Mr. Firman Head of Bojongkulur Village, Gunung Putri Subdistrict, Bogor Regency, West Java.

“I will try to invite and discuss about the potentials in the village, what opportunities can be cooperated, both from the use of village funds, as well as from the resources in the village, later when we have found it, we will formulate a strategy to empower it” Said Mr. Firman when found in the waiting room before filling the event.

Sustainable Development Goals (SDGs) are a global campaign that is organized by the UN among all countries. Indonesia adopted the SDGs as one of the references in the development framework. Important points are related to poverty alleviation, free from hunger, including points that are in line with national development targets. Rumah Zakat is an Amil zakah institution that also has a target to develop potentials in the village which is in line with poverty alleviation targets.

“In this event, it is hoped that later it will give birth to the portfolio of each village and create an MOU to develop the potential of the village in the Village program, an Empowered collaboration between village government and Rumah Zakat”. Said Yahya as director of the Desa Berdaya Foundation.

Newsroom

Silvia Itsnaini / Hanaa Afifah[:]

Tags :
Konfirmasi Donasi
id_IDBahasa Indonesia
en_USEnglish id_IDBahasa Indonesia