KOMPONEN ASI YANG SUPER DAHSYAT

Komponen-ASI-yang-Super-Dahsyat1Oleh: Tina Siska Hardiyansyan

ASI adalah makanan terbaik bagi si kecil pada 6 bulan pertama semenjak kelahirannya. Tanpa sedikitpun makanan pendamping lain, pemberian ASI secara eksklusif terbukti mampu menopang segala kebutuhan si kecil. Komposisi yang terdapat dalam ASI sangat tepat dan sesuai dengan kebutuhan bayi. Itulah mengapa berbagai organisasi kesehatan merekomendasikan para Bunda untuk memberikan ASI eksklusif bagi buah hatinya.

Komposisi ASI selalu berubah sesuai dengan kebutuhan si kecil. Berdasar waktu pengeluarannya ASI dibedakan menjadi tiga jenis, di mana masing-masing memiliki komposisi gizi yang berbeda. Sebaiknya Bunda memahami tiga jenis ASI ini sehingga Bunda sukses dalam memberikan ASI terbaik bagi si kecil. Tiga jenis itu ialah:

1. Kolostrum

ASI jenis kolostrum ini diproduksi pertama kali oleh kelenjar payudara. Biasanya busui (bunda menyusui) akan memproduksinya dari hari pertama hingga hari keempat sejak kelahiran si kecil. Meski kolostrum diproduksi dalam jumlah sedikit, namun itu cukup bagi si kecil karena kandungan protein jenis globulin yang terdapat di dalamnya membuat si kecil lebih lama merasa kenyang.

Kolostrum bersifat kental dan berwarna kekuningan karena mengandung beta karoten, komposisi lemak yang tinggi dan sel-sel hidup. Ia juga berfungsi sebagai pencahar yang membersihkan usus bayi dari mukosa sehingga saluran pencernaannya siap menerima ASI selanjutnya. Kadar protein yang tinggi menjadikan kolostrum sebagai antibodi yang siap melindungi si kecil dari serangan infeksi. Oleh karenanya, segera setelah lahir, hendaknya Bunda menyusukan si kecil agar mendapatkan ASI jenis kolostrum yang sangat penting ini.

2. Air susu peralihan/transisi

Setelah hari keempat, produksi ASI pada busui akan berubah jenis, dari jenis kolostrum menjadi jenis peralihan atau transisi. Komposisi ASI peralihan pun berubah. Protein semakin rendah, lemak dan hidrat arang semakin tinggi. Volumenya pun bertambah karena untuk memenuhi kebutuhan si kecil yang sudah mulai aktif beradaptasi dengan lingkungan. ASI jenis peralihan ini diproduksi hingga satu atau dua minggu. Di masa produksi ASI peralihan hendaknya busui meningkatkan makanan yang mengandung kadar protein dan kalsium yang tinggi.

3. Air susu matur

ASI jenis matur diproduksi setelah ASI peralihan pada hari ke sepuluh dan seterusnya. Volume ASI matur berubah-ubah sesuai dengan kebutuhan si kecil. Kandungannya pun relatif konstan. Yang pasti ASI jenis ini mengandung foremilk dan handmilk yang mana keduanya perlu diperoleh si kecil setiap kali menyusu.

Foremilk bersifat encer dan berwarna jernih, kaya akan protein, laktosa, vitamin, mineral dan air, serta sedikit lemak. Air susu ini mengalir pada hisapan-hisapan awal si kecil dan sangat membantu menghilangkan rasa haus.

Handmilk keluar setelah susu foremilk. Berwarna putih pekat yang kaya akan lemak. ASI jenis ini membuat si kecil merasa kenyang.

Nah, itu dia jenis-jenis ASI dan berbagai kandungan di dalamnya yang sangat dahsyat. Subhanallah bukan? Siapa kiranya yang mengatur sel-sel tubuh sesempurna itu sehingga menghasilkan ASI dengan komposisi super dahsyat tak tertandingi sebagai perantara keberlangsungan hidup si kecil? Puji Allah atas segala kuasa-Nya.

Sumber: ummi-online.com

Tags :
Konfirmasi Donasi