RAUF SANG PETERNAK CILIK DARI SD JUARA YOGYAKARTA

rauf 1YOGYAKARTA. Sosoknya sederhana, namun Rauf panggilan akrabnya ternyata menyimpan kepribadian yang luar biasa. Kasih sayang yang tidak lengkap dari Ayah & Ibunya tidak menjadikanya lemah, justru dia tumbuh menjadi sosok yang mandiri & tegar. Sejak kecil hidup berdua dengan sang Ibu menjadikan Rauf lebih dewasa dari anak-anak seusianya.

Sejak usia 4 tahun sudah belajar mencari uang jajan sendiri dengan cara mencari rumput untuk pakan ternak milik Pamannya, dari sana dia mendapat upah atas rumput yg dikumpulkan. Tidak semua uang hasil mencari rumput ia pakai untuk jajan, namun sebagian ia sisihkan untuk ditabung. Dari hasil tabungan itulah dia belajar ternak pertama kali dengan membeli dua ekor ayam saat kelas 1 SD. Hingga masuk tahun ke 5 di SD Juara saat ini dia memiliki delapan ekor kambing.

Meski punya ternak kambing banyak, Rauf tetaplah sosok yang sederhana. Bahkan sejak duduk di bangku kelas 4 SD Juara Yogyakarta, kedermawannya di mulai tumbuh. Selama dua tahun berturut-turut dia korbankan Kambingnya untuk Qurban Idul Adha. Bahkan ketika ibunya mengalami patah tulang saat kecelakaan, Rauf menjual kambingnya untuk membiayai operasi ibunya.

Rauf peternak cilik, dia ternyata juga punya prestasi luar biasa di bidang sepak bola. Bahkan dia masuk dalam tim sepak bola yang pernah mendapatkan juara 2 pada kompetisi Piala Danone. “Saya ingin menjadi pemain sepakbola dan peternak yang profesional”, tutur Rauf.***

Newsroom/Nitis
Yogyakarta

Tags :
Konfirmasi Donasi