Rumah Zakat Resmikan Perpustakaan Braille untuk Wujudkan Literasi Inklusif di Cirebon

oleh | Jul 20, 2026 | Berita

Cirebon, 16 Juli 2026 – Rumah Zakat resmi meluncurkan Perpustakaan Braille di Gedung Rumah Qur’an Tazkia Rumah Zakat, Blok Karangmoncol RT 02/RW 03, Kelurahan Tukmudal, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon. Peresmian yang digelar pada Kamis (16/7) ini menjadi langkah nyata dalam menghadirkan akses literasi yang inklusif dan ramah bagi penyandang disabilitas netra.

Acara tersebut dihadiri oleh Kepala Bidang Perpustakaan Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Cirebon, Hj. Yulli Widiastuti, S.E., M.Si., Pimpinan Rumah Zakat Kantor Layanan Cirebon Aris Ristian, serta komunitas penyandang disabilitas netra dari berbagai wilayah di Kabupaten Cirebon.

Perpustakaan Braille ini dihadirkan sebagai sarana belajar yang dapat diakses oleh penyandang disabilitas netra. Koleksi yang tersedia tidak hanya berupa Al-Qur’an Braille, tetapi juga berbagai buku bacaan umum berbasis Braille.

Melalui fasilitas ini, Rumah Zakat berharap semakin banyak penyandang disabilitas netra yang memiliki kesempatan untuk meningkatkan pengetahuan, memperkuat literasi, serta mengembangkan potensi diri.

Dalam sambutannya, Kepala Bidang Perpustakaan Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Cirebon, Hj. Yulli Widiastuti, mengapresiasi inisiatif Rumah Zakat dalam menghadirkan layanan literasi yang inklusif.

“Kami sangat mengapresiasi langkah nyata Rumah Zakat dalam menyediakan fasilitas ini. Kehadiran Perpustakaan Braille bukan sekadar penyediaan sarana, tetapi juga menjadi jembatan kesetaraan bagi penyandang disabilitas netra untuk terus menambah wawasan,” ujarnya.

Sementara itu, Pimpinan Rumah Zakat Kantor Layanan Cirebon, Aris Ristian, menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen Rumah Zakat dalam mengoptimalkan dana zakat, infak, dan sedekah untuk menghadirkan manfaat yang berkelanjutan.

“Rumah Zakat ingin seluruh lapisan masyarakat memiliki kesempatan yang sama untuk mengakses ilmu pengetahuan, termasuk penyandang disabilitas netra. Melalui Perpustakaan Braille ini, kami berharap mereka semakin mandiri, percaya diri, dan terus berkembang,” ungkap Aris.

Dorong Gerakan Literasi yang Ramah Disabilitas

Suasana penuh kebahagiaan terlihat saat para peserta mencoba koleksi Al-Qur’an Braille dan buku-buku yang tersedia. Kehadiran perpustakaan ini menjadi harapan baru bagi penyandang disabilitas netra untuk memperoleh akses bacaan yang lebih luas.

Rumah Zakat bersama Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Cirebon berharap gerakan literasi inklusif ini dapat terus berkembang. Selain itu, kolaborasi dengan berbagai pihak diharapkan mampu memperluas manfaat Perpustakaan Braille ke lebih banyak daerah sehingga semakin banyak penyandang disabilitas yang merasakan akses pendidikan yang setara.

Sahabat, yuk terus peduli dan berbagi bersama Rumah Zakat.

Newsroom

Muhammad Rizal Rahman