SENYUM MBAH PAINAH DI TENGAH SAKIT MENAHUN

JEPARA. Mbah Munadi, diusianya yang mendekati 80 tahun masih harus membanting tulang menjadi buruh kasar. Namun sudah satu bulan ini Mbah hanya bisa diam di rumah akibat batu ginjal yang dideritanya kumat. Istrinya Mbah Painah (74 thn), sudah menjalani pengobatan rawat jalan bertahun-tahun dengan sesekali keluar masuk rumah sakit.

Sakit Mbah Painah sudah komplikasi, sehingga tubuhnya tambah kering kerontang. Mbah hanya tinggal berdua, dulu ia dirawat di rumah suaminya Mbah Munadi di RT 04, RW 02 Desa Senenan. Satu bulanan terakhir ini Mbah Painah dirawat di rumah anaknya Bapak Baidi (54 thn) yang tinggal di RT 06, RW 02 karena keduanya sakit.

Bapak Baidi, Istri, anak, menantunya serta dua anak dan kedua orang tuanya tinggal di rumah yang sempit. Meski untuk hidup sendiri sudah pas-pasan, Baidi yang bekerja sebagai pengembala kambing dan istrinya, penjual bakul keliling masih mau berbakti untuk kedua orang tuanya.

Senin (21/11/2017) Fasilitator Desa Berdaya Rumah Zakat mengunjungi Painah yang tergolek di atas pembaringannya sembari memberikan paket Bingkisan Keluarga Berdaya. Mesti dalam sakitnya, senyum masih tampak merekah dari bibir dan wajahnya.

“Semoga tambah sabar dan diberi kesembuhan ya Mbah, dan semoga Bapak Baidi pun diberi tambah kesabaran dalam buktinya pada kedua orang tuanya diusia senja yg sakit2an. Semoga Allah melayangkan Rizqinya, Aamiin,” Ujar Fasilitator.

Newsroom/Kuna
Jepara

Tags :
Konfirmasi Donasi