3 Waktu Membaca Ayat Kursi Menurut Sunah Nabi

oleh | Sep 13, 2024 | Inspirasi

Ayat Kursi merupakan salah satu ayat paling agung dalam Al-Qur’an yang terdapat dalam surah Al-Baqarah ayat 255. Keutamaan Ayat Kursi begitu besar, dan Rasulullah saw. menganjurkan umatnya untuk membaca ayat ini pada waktu-waktu tertentu sebagai bentuk perlindungan dan keberkahan.

Dalam beberapa hadis shahih dijelaskan bahwa membaca Ayat Kursi pada waktu-waktu tertentu dapat menjadi sebab datangnya perlindungan Allah SWT, dijauhkan dari gangguan setan, hingga menjadi amalan yang mengantarkan seorang muslim kepada keutamaan yang besar.

Lalu, kapan saja waktu terbaik membaca Ayat Kursi menurut sunnah Nabi SAW? Simak penjelasan berikut lengkap dengan dalil dan keutamaannya.

Mengapa Ayat Kursi Memiliki Keutamaan yang Besar?

Ayat Kursi merupakan ayat ke-255 dari Surah Al-Baqarah yang menjelaskan tentang keagungan, kekuasaan, dan kesempurnaan sifat-sifat Allah SWT. Rasulullah SAW bahkan menyebut Ayat Kursi sebagai ayat yang paling agung di dalam Al-Qur’an.

Karena kandungannya yang begitu agung, Ayat Kursi menjadi salah satu bacaan yang dianjurkan untuk diamalkan dalam berbagai kesempatan sebagai bentuk dzikir dan perlindungan diri.

3 Waktu Terbaik untuk Membaca Ayat Kursi

Berikut ini 3 waktu terbaik untuk membaca ayat kursi, diantaranya yakni:

1. Pagi dan Petang

Membaca Ayat Kursi di waktu pagi dan petang merupakan amalan yang dianjurkan oleh Rasulullah saw. sebagai bagian dari zikir pagi dan petang. Amalan ini dipercaya dapat memberikan perlindungan dari gangguan setan dan kejahatan sepanjang hari.

Rasulullah saw. bersabda, “Barangsiapa membaca Ayat Kursi di waktu pagi, maka ia akan terlindungi sampai sore hari. Dan barangsiapa membacanya di waktu sore, maka ia akan terlindungi hingga pagi hari.” (H.R. Al-Hakim dan Ath-Thabrani).

Dari hadis ini, kita dapat memahami bahwa membaca Ayat Kursi di pagi hari memberikan perlindungan hingga petang. Sedangkan membacanya di petang hari memberikan perlindungan hingga pagi hari berikutnya.

Oleh karena itu, banyak ulama memasukkan Ayat Kursi sebagai salah satu bacaan yang dianjurkan dalam rangkaian dzikir pagi dan petang. Amalan ini dapat dilakukan secara rutin sebagai bentuk ikhtiar memohon perlindungan kepada Allah SWT.

Baca Juga: Doa Ayat Kursi: Keutamaan, Bacaan Arab, Latin, dan Terjemahannya

2. Sebelum Tidur

Rasulullah saw. juga mengajarkan agar Ayat Kursi dibaca sebelum tidur. Membaca Ayat Kursi pada waktu ini akan mendatangkan rasa aman dan perlindungan sepanjang malam, serta menjauhkan diri dari gangguan setan.

Hadis dari Abu Hurairah r.a. menyebutkan bahwa setan pernah mengajarinya manfaat membaca Ayat Kursi sebelum tidur. Rasulullah saw. pun membenarkan ajaran tersebut:

“Jika engkau hendak berbaring di tempat tidurmu, bacalah Ayat Kursi. Maka engkau akan selalu dijaga oleh Allah, dan setan tidak akan mendekatimu hingga pagi.” (H.R. Bukhari).

Dengan membaca Ayat Kursi sebelum tidur, seseorang mendapatkan penjagaan dari Allah Swt. sepanjang malam, menghindarkannya dari mimpi buruk, atau gangguan makhluk halus.

Selain membaca Ayat Kursi, Rasulullah SAW juga mencontohkan membaca Surah Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Nas sebelum tidur sebagai pelengkap dzikir malam.

3. Setelah Salat Lima Waktu

Ayat Kursi juga dianjurkan untuk dibaca setelah salat fardhu sebagai zikir penutup salat. Amalan ini merupakan bentuk ibadah yang mendatangkan pahala besar dan perlindungan dari segala marabahaya.

Rasulullah saw. bersabda, “Barangsiapa yang membaca Ayat Kursi setiap selesai salat fardhu, maka tidak ada yang menghalanginya untuk masuk surga kecuali kematian.” (H.R. An-Nasa’i).

Membaca Ayat Kursi setelah salat lima waktu menjadi amalan yang sangat dianjurkan karena keutamaannya yang besar. Rasulullah saw. menegaskan bahwa barangsiapa yang rutin mengamalkannya, Allah Swt. akan membukakan jalan menuju surga baginya.

Karena itu, banyak kaum muslimin membiasakan membaca Ayat Kursi setelah salam sebelum melanjutkan dzikir lainnya. Amalan sederhana ini memiliki pahala yang besar apabila dilakukan secara istiqamah.

Baca Juga: Tips Agar Selamat dari Fitnah Dajjal

Apakah Ayat Kursi Boleh Dibaca Kapan Saja?

Ya. Selain pada tiga waktu yang telah disebutkan, Ayat Kursi juga boleh dibaca kapan saja. Membacanya sebagai bagian dari dzikir harian, setelah membaca Al-Qur’an, atau ketika memohon perlindungan kepada Allah SWT merupakan amalan yang baik selama tidak meyakini adanya waktu-waktu khusus tanpa dasar dalil.

Keutamaan Membaca Ayat Kursi

Selain menjadi sebab datangnya perlindungan Allah SWT, membaca Ayat Kursi juga memiliki berbagai keutamaan, di antaranya:

  1. Menjadi ayat paling agung dalam Al-Qur’an.

  2. Mendapat perlindungan dari gangguan setan.

  3. Menjadi salah satu sebab dimudahkannya masuk surga apabila dibaca setelah salat fardu.

  4. Mengingatkan seorang muslim akan kebesaran dan kekuasaan Allah SWT.

Kesimpulan

Membaca Ayat Kursi pada waktu pagi dan petang, sebelum tidur, serta setelah salat fardu merupakan amalan sunnah yang memiliki banyak keutamaan. Dengan mengamalkannya secara rutin, seorang muslim berharap memperoleh perlindungan, ketenangan hati, dan pahala dari Allah SWT.

Semoga kita semua senantiasa diberi kekuatan untuk mengamalkan Ayat Kursi pada waktu-waktu yang telah diajarkan oleh Rasulullah saw. sehingga mendapatkan rahmat dan perlindungan dari Allah Swt.

Sahabat, sudahkah berinfak di hari ini? JIka belum, yuk berinfak melalui infak.id dari Rumah Zakat! Melalui infak.id, Sahabat sudah bisa berinfak mulai dari nominal 1.000 rupiah. Yuk dicoba!

Kalkulator Zakat

Hitung zakat Anda secara akurat dengan kalkulator zakat kami

Donatur Care

Silakan cek riwayat donasi Anda disini

Link Terkait