Perceraian bukan keputusan yang mudah. Ada hubungan, kenangan, dan keluarga yang harus dihadapi ketika sebuah rumah tangga tidak lagi dapat dipertahankan. Namun, jika perceraian menjadi jalan yang dipilih, apakah pasangan tetap bisa berpisah dengan baik-baik?
Jawabannya, bisa. Berpisah dengan baik bukan berarti tidak ada rasa kecewa atau sedih. Artinya, kedua pihak berusaha menyelesaikan perpisahan dengan saling menghormati dan tidak menambah luka.
Baca juga : Istri Minta Cerai karena Gaji Suami Kecil, Bolehkah dalam Islam?
Apakah Cerai Bisa Dilakukan dengan Baik-Baik?
Dalam Islam, perceraian memang diperbolehkan ketika rumah tangga tidak lagi dapat dipertahankan. Namun, prosesnya tetap perlu dilakukan dengan cara yang baik dan tidak merugikan salah satu pihak.
Allah SWT berfirman dalam QS. Al-Baqarah ayat 229 agar pasangan yang bercerai dapat melepaskan dengan cara yang baik.
Karena itu, perceraian sebaiknya tidak dijadikan ajang saling menyalahkan, membuka aib, atau membalas sakit hati.
Cara Menghadapi Perceraian dengan Bijak
Ada beberapa hal yang dapat dilakukan agar proses perceraian berjalan lebih baik.
1. Selesaikan masalah dengan komunikasi
Bicarakan keputusan dan hal-hal yang perlu diselesaikan dengan kepala dingin. Jika komunikasi sulit, pasangan dapat melibatkan orang yang dipercaya atau pihak yang kompeten sebagai mediator.
2. Jangan saling membuka aib
Masalah rumah tangga merupakan perkara pribadi. Hindari menyebarkan keburukan mantan pasangan kepada keluarga, teman, maupun media sosial.
3. Utamakan kepentingan anak
Jika memiliki anak, jangan menjadikan mereka sebagai alat untuk saling menyerang. Anak tetap membutuhkan kasih sayang dan perhatian dari kedua orang tuanya.
4. Selesaikan hak dan kewajiban
Urus persoalan nafkah, tempat tinggal, harta bersama, pengasuhan anak, serta hal lain yang menjadi hak masing-masing secara jelas dan sesuai ketentuan hukum.
5. Belajar menerima keadaan
Perceraian dapat membawa kesedihan. Beri waktu untuk menerima perubahan tersebut. Fokus pada pemulihan diri dan tetap menjalani kehidupan dengan cara yang baik.
Baca juga : Setelah Cerai, Berapa Nafkah Anak yang Harus Diberikan Ayah? Ini Ketentuannya!
Perceraian Bukan Alasan untuk Saling Membenci
Berakhirnya pernikahan tidak harus berarti berakhirnya rasa hormat. Apalagi jika pasangan memiliki anak yang tetap membutuhkan kedua orang tuanya.
Jika perceraian memang menjadi jalan terakhir, berusahalah menyelesaikannya dengan tenang, adil, dan menjaga martabat masing-masing. Sebab, berpisah dengan baik tetap merupakan bentuk kedewasaan dalam menghadapi ujian kehidupan.
Sahabat, yuk tunaikan zakat, infak dan sedekah bersama Rumah Zakat.


