Cara Memandikan Jenazah Menurut Islam, Ini Tata Caranya yang Benar

oleh | Okt 7, 2026 | Inspirasi

Memandikan jenazah merupakan salah satu bagian dari pengurusan jenazah dalam Islam. Prosesnya perlu dilakukan dengan hati-hati, menjaga kehormatan jenazah, dan mengikuti tuntunan syariat.

Lalu, bagaimana cara memandikan jenazah menurut Islam?

Baca juga : Orang Meninggal Harus Segera Dikuburkan, Kenapa? Ini Penjelasan dan Batas Waktunya

Siapa yang Memandikan Jenazah?

Orang yang memandikan jenazah hendaknya memiliki pengetahuan tentang tata cara pengurusan jenazah, amanah, dan mampu menjaga aib jenazah.

Dalam pelaksanaannya, aurat jenazah tetap harus dijaga. Karena itu, bagian tubuh yang perlu dibersihkan sebaiknya dilakukan dengan tetap menggunakan kain penutup atau sarung tangan.

Cara Memandikan Jenazah

Berikut gambaran tata cara yang umum dilakukan:

1. Letakkan Jenazah di Tempat yang Layak

Jenazah dibaringkan di tempat yang aman dan bersih. Pastikan auratnya tetap tertutup selama proses memandikan.

2. Bersihkan Kotoran dan Najis

Bersihkan kotoran atau najis yang terdapat pada tubuh jenazah dengan hati-hati. Bagian yang perlu dibersihkan tetap dijaga agar tidak membuka aurat secara langsung.

3. Wudhukan Jenazah

Jenazah diwudhukan sebagaimana wudu untuk salat, dengan tetap memperhatikan cara membersihkan bagian tubuh yang tidak memungkinkan dilakukan seperti pada orang yang masih hidup.

4. Basuh Tubuh Jenazah

Basuh tubuh jenazah dengan air secara menyeluruh. Nabi SAW mengajarkan untuk memulai dari bagian kanan dan bagian tubuh yang biasa dibasuh ketika wudu.

Gunakan air yang bersih. Dalam hadis Ummu ‘Athiyyah, Rasulullah SAW juga menyebut penggunaan daun bidara dan menganjurkan jumlah basuhan ganjil, seperti tiga atau lima kali, sesuai kebutuhan.

5. Bersihkan Seluruh Tubuh

Pastikan air mengenai seluruh bagian tubuh jenazah. Bersihkan rambut, sela-sela tubuh, serta bagian lain yang perlu dibersihkan dengan tetap menjaga kehormatan jenazah.

6. Gunakan Kapur Barus pada Basuhan Terakhir

Dalam hadis Ummu ‘Athiyyah, Rasulullah SAW memerintahkan agar kapur barus atau sesuatu yang memiliki sifat serupa digunakan pada basuhan terakhir.

Setelah selesai, jenazah dikeringkan dengan kain bersih dan dipersiapkan untuk proses mengkafani.

Baca juga : Utang Orang yang Sudah Meninggal, Siapa yang Wajib Membayarnya?

Penting Menjaga Kehormatan Jenazah

Memandikan jenazah bukan sekadar membersihkan tubuh. Proses ini juga merupakan bentuk penghormatan terakhir kepada orang yang telah meninggal.

Karena itu, orang yang memandikan jenazah harus menjaga aurat, tidak membicarakan aib jenazah, dan melakukannya dengan penuh kehati-hatian.

Tata cara di atas merupakan gambaran umum. Dalam praktiknya, terdapat beberapa perbedaan rincian menurut mazhab dan kondisi jenazah. Jika belum memahami prosesnya, sebaiknya meminta bantuan orang yang berpengalaman dalam pengurusan jenazah.

Sahabat, mari tunaikan zakat, infak dan sedekah bersama Rumah Zakat.

Kalkulator Zakat

Hitung zakat Anda secara akurat dengan kalkulator zakat kami

Donatur Care

Silakan cek riwayat donasi Anda disini

Link Terkait