Puasa Ayyamul Bidh merupakan salah satu puasa sunnah yang dianjurkan dalam Islam. Ibadah ini dilaksanakan setiap tanggal 13, 14, dan 15 pada bulan Hijriah atau saat bulan sedang bersinar terang di malam hari, sehingga disebut sebagai Ayyamul Bidh yang berarti “hari-hari putih”.
Selain mudah untuk diamalkan, puasa ini memiliki keutamaan yang sangat besar. Bahkan, Rasulullah SAW menganjurkan umatnya untuk menjaga amalan ini secara rutin setiap bulan.
Lalu, kapan jadwal Puasa Ayyamul Bidh Juli 2026 dilaksanakan?
Jadwal Puasa Ayyamul Bidh Juli 2026
Berdasarkan kalender Hijriah 1448 H, Puasa Ayyamul Bidh bulan Safar 1448 H diperkirakan jatuh pada:
- Selasa, 28 Juli 2026 — 13 Safar 1448 H
- Rabu, 29 Juli 2026 — 14 Safar 1448 H
- Kamis, 30 Juli 2026 — 15 Safar 1448 H
Meski demikian, jadwal tersebut dapat mengalami penyesuaian sesuai hasil rukyatul hilal dan keputusan resmi pemerintah melalui Kementrian Agama RI
Baca juga : Tata Cara Puasa Ayyamul Bidh Lengkap Beserta Niat dan Keutamaannya
Niat Puasa Ayyamul Bidh
Bacaan Arab
نَوَيْتُ صَوْمَ أَيَّامِ الْبِيْضِ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى
Latin
Nawaitu shauma ayyaamil bidh sunnatan lillaahi ta’aalaa.
Artinya
“Saya niat puasa sunnah Ayyamul Bidh karena Allah Ta’ala.”
Niat puasa sunnah dapat dilakukan pada malam hari hingga sebelum terbit fajar. Sebagian ulama juga membolehkan niat di pagi hari selama belum melakukan hal-hal yang membatalkan puasa.
Apa Itu Puasa Ayyamul Bidh?
Puasa Ayyamul Bidh adalah puasa sunnah yang dilakukan tiga hari setiap bulan Hijriah, yaitu pada tanggal 13, 14, dan 15.
Amalan ini menjadi salah satu ibadah yang rutin dilakukan oleh Muhammad SAW dan dianjurkan kepada para sahabatnya.
Dari Abu Hurairah RA, beliau berkata:
“Kekasihku (Rasulullah SAW) berpesan kepadaku tiga perkara: berpuasa tiga hari setiap bulan, shalat dhuha dua rakaat, dan shalat witir sebelum tidur.” HR. Bukhari dan Muslim
Keutamaan Puasa Ayyamul Bidh
1. Pahalanya Seperti Berpuasa Sepanjang Tahun
Rasulullah SAW bersabda:
“Puasa tiga hari setiap bulan seperti puasa sepanjang tahun.” HR. Bukhari dan Muslim
Hal ini karena satu kebaikan dibalas sepuluh kali lipat. Maka, tiga hari puasa setiap bulan setara dengan tiga puluh hari pahala puasa.
2. Menjadi Amalan yang Dicintai Rasulullah SAW
Puasa ini termasuk amalan yang sering dilakukan Rasulullah SAW dan dianjurkan kepada umatnya untuk dijaga secara istiqamah.
3. Melatih Kesabaran dan Pengendalian Diri
Selain memperoleh pahala, puasa juga membantu seseorang melatih kesabaran, mengendalikan hawa nafsu, dan meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT.
4. Menjaga Konsistensi Ibadah
Melaksanakan puasa sunnah setiap bulan dapat membantu seorang Muslim menjaga kedekatannya dengan Allah SWT melalui ibadah yang berkelanjutan.
Tips Menjalankan Puasa Ayyamul Bidh
Agar lebih mudah menjalankannya, berikut beberapa tips yang bisa dilakukan:
– Tandai tanggal puasa di kalender sejak awal bulan.
– Persiapkan sahur dan berbuka yang sehat serta bergizi.
– Ajak keluarga atau teman untuk berpuasa bersama.
– Perbanyak membaca Al-Qur’an dan berzikir selama berpuasa.
– Niatkan puasa sebagai bentuk ibadah dan pendekatan diri kepada Allah SWT.
Penutup
Puasa Ayyamul Bidh Juli 2026 diperkirakan berlangsung pada tanggal 28, 29, dan 30 Juli 2026 yang bertepatan dengan 13, 14, dan 15 Safar 1448 H. Meski termasuk amalan sunnah, puasa ini memiliki keutamaan yang sangat besar, bahkan pahalanya disamakan dengan puasa sepanjang tahun.
Karena itu, jangan lewatkan kesempatan untuk menghidupkan salah satu sunnah Rasulullah SAW ini sebagai bagian dari ikhtiar meningkatkan ketakwaan dan kedekatan kepada Allah SWT.
Sahabat, yuk terus peduli dan berbagi bersama Rumah Zakat.


